Panglima TNI Ingatkan Prajurit Waspadai Provokasi & Penyalahgunaan Media Sosial

Minggu, 05 Okt 2025, 12:45 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kewaspadaan prajurit terhadap provokasi dan penyalahgunaan media sosial yang dapat mengganggu soliditas dan sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat dan lembaga negara lainnya.

Hal itu disampaikan Agus dalam amanat yang dibacakan Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Wadan Kodiklatad) Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Minggu.

Ket. Foto: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto — Sumber: Puspen TNI

"Setiap prajurit diminta untuk tidak mudah terprovokasi isu yang dapat memecah belah TNI, merusak sinergitas antar-lembaga, dan menghancurkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Izak.

Panglima TNI juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam bermedia sosial dan meminta agar seluruh prajurit menahan diri untuk tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Jangan latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ucapnya.

Mengusung tema "TNI PRIMA – TNI Rakyat – Indonesia Maju" dalam HUT ke-80 TNI, Agus menegaskan bahwa TNI harus senantiasa menjaga profesionalisme, responsif terhadap situasi, integratif, modern, dan adaptif dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

"Tema ini menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat," ujar Izak.

Dalam amanatnya, Panglima TNI juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk memperkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga soliditas internal serta meningkatkan kemanunggalan dengan rakyat.

Selain itu, prajurit diminta untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas serta menghindari tindakan yang melawan hukum dan dapat merugikan masyarakat.

Panglima TNI turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit atas kerja keras dan integritasnya dalam menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi TNI.

"Namun, jangan sampai kepercayaan itu membuat kita lengah. Masih banyak yang harus kita benahi bersama agar TNI tetap menjadi garda terdepan dan benteng terakhir pertahanan NKRI," ucapnya.

Peringatan HUT ke-80 TNI di Makodam III/Siliwangi dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hadir Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, serta Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono dan MQ Iswara. Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi juga turut hadir.

Dalam kesempatan tersebut, TNI memberikan penghargaan Satya Lencana kepada prajurit berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka.

Korem 045 Babel: Prajurit tingkatkan waspada dan bijak gunakan medsos

Prajurit TNI Korem 045 Garuda Jaya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan bijaksana dalam menggunakan media media sosial guna menjaga persatuan dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

"Tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial," kata Kasrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Aliyatin Mahmudi mewakili Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Safta Feryansyah saat memimpin Upacara HUT Ke-80 TNI di Pangkalpinang, Minggu.

Dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis, menurut dia, setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi, yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian atau lembaga lainnya, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Prajurit TNI harus berhati-hati menggunakan media sosial. Menahan diri untuk tidak latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

Ia menekankan prajurit dalam melaksanakan setiap tugas dengan ikhlas, serta hindari segala bentuk tindakan melawan hukum dan merugikan rakyat karena tugas TNI adalah semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara tercinta ini.

"Saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas, sehingga TNI sampai saat ini terus mendapatkan kepercayaan dan tempat di hati rakyat Indonesia," katanya.

Ia menyatakan peringatan HUT Ke-80 TNI tahun kali ini bertemakan “TNI Prima - TNI Rakyat - Indonesia Maju". Tema ini relevan dengan visi misi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Makna yang terkandung dalam tema tersebut adalah bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, adil dan Makmur," katanya.

Ia menambahkan perubahan lingkungan strategis pada tataran global, regional dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks menjadi dasar penyiapan kapabilitas TNI baik dalam peningkatan kesiapan alutsista maupun dalam pembinaan sumber daya manusia."

  • Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.