Bagnaia Siap Hentikan Ambisi Marquez di Mandalika

Jumat, 03 Okt 2025, 01:15 WIB

JAKARTA - MotoGP Mandalika 2025 siap menyajikan duel panas antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Meski gelar juara dunia sudah dikunci Marquez, tensi tetap meninggi dengan perebutan posisi runner-up, tiga besar, dan gengsi kemenangan di Indonesia.

Marquez datang dengan status Juara Dunia MotoGP 2025, tetapi Mandalika belum bersahabat dengannya. Dalam tiga edisi terakhir, dia selalu gagal finis, mulai dari kecelakaan pada tahun 2022 dan 2023 hingga tersingkir tahun lalu. Kini, kemenangan di Lombok bukan sekadar ambisi menuntaskan kutukan, tetapi juga peluang menyamai rekor Valentino Rossi dengan 23 kemenangan di sirkuit berbeda.

Ket. Foto: (Kiri-kanan) Pembalap dari Tim MotoGP Pertamina Enduro VR46 Raging, Franco Morbidelli, pembalap Tim Ducati Lenovo Francesco Bagnaia, dan pembalap dari Tim Honda HRC Castrol Joan. — Sumber: afp/SONNY TUMBELAKA

Di sisi lain, Bagnaia kembali menemukan performa terbaik. Juara GP Indonesia 2023 itu baru saja meraih kemenangan penting di Motegi, Jepang. Kini dia memburu posisi runner-up klasemen. Bagnaia bertekad melanjutkan tren positifnya sekaligus menjadi penghalang utama ambisi Marquez.

Persaingan papan atas makin menarik dengan hadirnya Alex Marquez yang ikut memburu posisi kedua klasemen, bersaing ketat dengan Bagnaia. Marco Bezzecchi pun mengintai demi peringkat ketiga. Sedangkan Franco Morbidelli, Pedro Acosta, dan Fabio Di Giannantonio masih berjuang keras untuk finis di lima besar. Fabio Quartararo, Fermin Aldeguer, hingga Joan Mir juga berpotensi memberi kejutan.

Honda membawa momentum setelah hasil positif di Motegi. Duo Joan Mir dan Johann Zarco diprediksi tampil lebih percaya diri di Mandalika. Pertarungan ketat tak hanya terjadi di level teratas, tetapi juga di papan tengah, di mana setiap poin bisa sangat berharga menjelang akhir musim.

Namun, sorotan besar juga tertuju pada absennya Jorge Martin. Juara bertahan MotoGP sekaligus pemenang Mandalika 2024 itu baru saja menjalani operasi tulang selangka usai kecelakaan di sprint race GP Jepang pekan lalu.

Meski operasi berjalan sukses, pembalap Aprilia itu belum bisa tampil di Lombok dan peluangnya kembali membalap pada sisa musim masih tanda tanya.

Musim 2025 memang berjalan berat bagi Martin. Setelah meraih gelar MotoGP 2024, dia lebih banyak berkutat dengan cedera akibat serangkaian kecelakaan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.