• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pendidikan Tak Boleh Ekskl...

Pendidikan Tak Boleh Eksklusif, Harus Kembangkan Inklusivitas

Rabu, 01 Okt 2025, 02:46 WIB

SEMARANG – Dunia pendidikan harus bebas dari eksklusivitas, melainkan mengembangkan inklusivitas. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa pendidikan harus bersifat inklusif karena menjadi hak bagi setiap warga negara, dengan tidak memandang status sosial dan apa pun. "Pendidikan itu harus inklusif. Semua anak punya hak sama dalam mendapatkan pendidikan, mau kaya atau miskin," katanya di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat membuka masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 45 Semarang. "Makanya, saya bahagia karena akhirnya Sekolah Rakyat di Semarang bisa terwujud. Ini bukti gotong royong kita semua," katanya.

Ket. Foto: sekolah — Sumber: ist

Menurutnya, Sekolah Rakyat di Kota Semarang menjadi bukti nyata adanya gotong royong dari semua pihak untuk mewujudkan sebuah pendidikan bagi warga yang kurang mampu. Pendidikan, kata dia, menjadi hak setiap warga negara baik mereka yang memiliki kemampuan lebih ataupun sebaliknya.

Bahkan, dia menekankan bahwa Kota Semarang mengedepankan pendidikan yang inklusif bagi siapa pun termasuk mereka yang tergolong kurang mampu. Dengan anak-anak bersekolah di SRT, kata dia, maka satu beban orang tua untuk membiayai sekolah bisa menjadi lebih ringan.

Langkah tersebut adalah wujud nyata komitmen pemerintah pusat untuk menjemput dan merangkul anak-anak dalam mengenyam pendidikan. "Diharapkan nanti tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Apalagi Sekolah Rakyat ini adalah amanah Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem, salah satunya ya melalui pendidikan," katanya.

Ia berharap anak-anak yang bersekolah di SRT ini akan bisa menimba ilmu dengan baik, bisa membangun karakter dan kemajuan diri sehingga mampu menghadapi dunia dan meraih cita-citanya. "Dari sini kami berharap lahir anak-anak hebat dengan berbagai profesi yang membanggakan," katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar memberikan edukasi kepada para pelajar terkait pentingnya partisipasi berdemokrasi bagi pemilih pemula di SMA Negeri 3 Makassar, Sulawesi Selatan. "Pendidikan politik ini untuk adik-adik siswa, kita fasilitasi agar nilai-nilai berdemokrasinya dapat bertumbuh sejak dini," ujar Anggota KPU Makassar Muhammad Abdi Goncing di Makassar, Selasa.

Menurut dia, program edukasi ini merupakan lanjutan sosialisasi pendidikan pemilih bagi pemula yang telah diprogramkan KPU Sulsel berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Pemerintah Pemprov Sulsel, setelah sukses mengawal proses Pemilihan OSIS secara serentak. "Kami KPU Kota Makassar sekali lagi siap menjadi partner dalam mensukseskan, bukan hanya pemilihan Ketua OSIS di sekolah-sekolah, tapi juga siap memberikan edukasi sejak dini untuk seluruh warga negara," tuturnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.