Menanti Data Penting Ekonomi, 30 September 2025
Selasa, 30 Sep 2025, 08:50 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih fluktuatif dalam perdagangan di pasar uang antarbank pada pengujung September. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap investor yang cenderung menantikan data pekerjaan di Amerika Serikat (AS) dan inflasi di dalam negeri.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat walau sentimen negatif masih menekan dollar AS, namun investor umumnya masih wait and see menantikan beberapa data pekerjaan AS terutama Non-Farm Payroll (NFP) pekan ini dan inflasi nasional untuk September 2025 pada Rabu (1/10).
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terÂhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarÂbank, Selasa (29/9), bergerak di kisaran 16.600 â 16.750 ruÂpiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (29/9) sore, menguat sebeÂsar 58 poin atau 0,35 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.680 rupiah per dollar AS.
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo BerÂjangka Ibrahim Assuabi menganggap penguatan nilai tukar (kurs) rupiah, karena pasar bersiap menghadapi potensi peÂnutupan Pemerintah (government shutdown) Amerika SeriÂkat (AS). Penutupan pemerintah ialah situasi ketika kongres gagal menyepakati anggaran belanja yang diperlukan.
âPasar bersiap menghadapi potensi penutupan PemeÂrintah AS minggu ini di tengah upaya bipartisan untuk meÂloloskan RUU Pendanaan. Pendanaan untuk operasi fedeÂral AS akan berakhir pada tengah malam 30 September, karena Kongres belum memiliki dana pengganti atau perÂpanjangan,â ujarnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta.
Mengutip Sputnik, Presiden AS Donald Trump dijadÂwalkan bertemu dengan para pemimpin Kongres dari ParÂtai Republik dan Demokrat pada Senin (29/9) untuk memÂbahas pendanaan pemerintah di tengah kemungkinan government shutdown. Pertemuan ini berlangsung menjeÂlang tenggat waktu 30 September, yang akan menentukan apakah pemerintah federal tetap beroperasi atau menghaÂdapi penutupan.
Adapun pejabat yang akan hadir ialah Ketua DPR AS Mike Johnson dan Pemimpin Mayoritas Senat John Thune, serta Pemimpin Demokrat DPR Hakeem Jeffries dan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Prabowo Targetkan RUU Ketenagakerjaan Selesai 2026, DPR Libatkan Serikat Buruh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.