Indonesia Sehat Jiwa Bentuk Komunitas Teman Dukungan Sebaya untuk Cegah Bunuh Diri dan Perundungan di Kalangan Pelajar Kota Malang

Senin, 29 Sep 2025, 19:25 WIB

JAKARTA – Indonesia Sehat Jiwa, sebuah program dari Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia (YMSI), secara resmi mengumumkan peresmian komunitas pelajar Peer Support Buddy atau Teman Dukungan Sebaya di Kota Malang. Peluncuran ini merupakan respons langsung terhadap tingginya angka kasus bunuh diri di kalangan remaja di kota yang dijuluki sebagai Kota Bunuh Diri ini.

Peer Support Buddy adalah sebuah inisiatif berbasis dukungan sebaya yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif. Bekerja sama dengan PMI dan beberapa instansi, Komunitas ini beranggotakan para pelajar pilihan dari berbagai sekolah di Malang yang akan dilatih secara intensif oleh psikolog, psikiater, dan relawan profesional dari Indonesia Sehat Jiwa.

Ket. Foto: Komunitas Peer Support Buddy atau Teman Dukungan Sebaya di Kota Malang. Pembentukan komunitas ini merupakan respons langsung terhadap tingginya angka kasus bunuh diri di kalangan remaja di kota yang dijuluki sebagai Kota Bunuh Diri ini. — Sumber: YMSI

Mereka akan dibekali dengan kemampuan untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal perundungan dan depresi, serta memberikan pertolongan pertama secara emosional. Saat Pelantikan hadir 170 anak menjadi peer support buddy yang akan menjadi teman sebaya yang membantu teman seusianya yang sedang berjuang.

“Angka bunuh diri di kalangan pelajar di Malang adalah alarm bagi kita semua. Melalui Peer Support Buddy, kami ingin memberdayakan para pelajar itu sendiri untuk menjadi garda terdepan dalam membantu teman-teman mereka yang mungkin sedang berjuang,” ujar Ketua Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini melali keterangannya pada hari Senin (29/9).

“Kami percaya bahwa teman sebaya adalah pihak yang paling dekat dan paling bisa dipercaya oleh para pelajar saat mereka menghadapi masalah,” imbuhnya.

Fokus utama Peer Support Buddy adalah pertama adalah pencegahan bunuh diri. Anggota komunitas dilatih untuk mengenali sinyal bahaya dan memberikan dukungan awal yang penting, serta menghubungkan teman mereka dengan profesional kesehatan mental.

Kedua anti perundungan (anti-bullying). Anggota komunitas akan aktif menciptakan budaya inklusivitas, mengawasi, dan melaporkan kasus perundungan di lingkungan sekolah. Ketiga edukasi dan kampanye. Anggota komunitas mengadakan sesi edukasi, seminar, dan kampanye sosial untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan pentingnya mencari bantuan.

Peresmian komunitas ini di Malang menjadi langkah awal dari program Indonesia Sehat Jiwa untuk menciptakan jejaring dukungan sebaya di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ke depannya,ISJ berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak.

“Kami mengajak seluruh pihak, terutama media, untuk turut menyebarluaskan inisiatif ini guna membangun lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi para pelajar di Malang dan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

  • Kota Malang
  • Antibullying
  • Peer Support Buddy atau Teman Dukungan Sebaya
  • Indonesia Sehat Jiwa
  • Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia (YMSI)
  • cegah bunuh diri dan perundungan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.