Kemendikdasmen Libatkan Banyak Pihak untuk Evaluasi SPMB
Sabtu, 27 Sep 2025, 17:45 WIBJAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen memperkuat akses pendidikan yang merata dan berkualitas. Salah satu langkah strategis adalah dengan mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025.
Melalui Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT), Kemendikdasmen mengajak pemangku kepentingan untuk merumuskan perbaikan sistem secara partisipatif. Forum ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama agar pelaksanaan SPMB lebih inklusif dan adil.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muâti mengatakan, SPMB penting sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan.
âSPMB harus menjamin setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan, tanpa terkecuali,â kata Mu'ti dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/9).
Menurut dia, prinsip inklusif dan berkeadilan menjadi dasar sistem penerimaan murid baru. âTak boleh ada anak yang tertinggal karena kondisi atau latar belakangnya,â tegas dia.
Ia mengatakan, empat jalur SPMB yaitu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi dirancang untuk menjangkau semua kalangan. âKami memastikan proses ini terbuka, adil, dan tanpa intervensi,â ucap dia.
Sementara itu, Deputi Kemenko PMK, Ojat Darojat,l mengapresiasi langkah Kemendikdasmen dalam mengawal SPMB secara kolaboratif. âDKT ini menjadi forum penting untuk menemukan solusi bersama,â kata Ojat.
Ia berharap, keterlibatan berbagai pihak dapat menyempurnakan kebijakan di masa mendatang. âSPMB adalah tanggung jawab bersama demi pendidikan yang lebih baik,â ujar dia.
Di sisi lain, Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto mengatakan, pelaksanaan SPMB 2025 sudah berjalan transparan dan akuntabel. âNamun, masih ada ruang perbaikan yang perlu ditindaklanjuti,â kata dia.
Menurut dia, banyak praktik baik di daerah yang dapat dijadikan contoh nasional. Pelibatan sekolah swasta dan transparansi daerah jadi catatan penting evaluasi.
BPMP juga aktif mendampingi pelaksanaan SPMB di seluruh daerah. âKami identifikasi tantangan dan solusi dari tiap provinsi untuk peningkatan tahun depan,â ujar dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Mendikdasmen Tekankan Perlunya Kuasai AI Dengan Kompetensi dan Keadaban Digital
-
Damkar Kabupaten Bogor Padamkan Kebakaran Kios Plastik dan Warung Kelontong di Ciseeng
-
Sektor Ritel Jakarta Bertransformasi ke Era Experience-led Retail
-
Mendikdasmen Telah Resmikan 48 Sekolah Penerima Revitalisasi di Medan
-
KAI Commuter Izinkan Penumpang Buka Puasa di KRL Commuter Line, Pulang Ngantor Jadi Lebih Nyaman
-
Fahira Idris Sampaikan Tujuh Rekomendasi Kepada Komdigi Agar PP Tunas Efektif dan Berdampak
-
Mendikdasmen: 95 Persen Sekolah Terdampak Bencana Sumut Siap KBM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.