Diduga Keracunan MBG, Disdik Jember Turunkan Tim ke SDN 05 Sidomekar

Sabtu, 27 Sep 2025, 15:20 WIB

JEMBER - Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur menurunkan tim untuk menyelidiki informasi terkait dengan dugaan keracunan menu makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri Negeri (SDN) 05 Sidomekar.

"Kami sudah mengirimkan tim untuk mengonfirmasi kebenarannya, apakah anak-anak tersebut mengalami keracunan akibat MBG," kata Kepala Dinas Pendidikan Jember Hadi Mulyono saat dikonfirmasi di kabupaten setempat, Sabtu (27/9).

Ket. Foto: Petugas memeriksa menu MBG di SDN 05 Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jumat (26/9/2025). — Sumber: Polsek Semboro

Menurutnya, ada beberapa komponen yang terlibat dalam pelaksanaan MBG, di antaranya Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang di dalamnya para ahli gizi yang memiliki kewenangan terkait dapur umum.

"Kalau Dinas Pendidikan terkait dengan penerima MBG, yakni anak didik, sehingga kami akan mengecek terkait persoalan yang terjadi di SDN Sidomekar itu," tuturnya.

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya tetap mendukung MBG yang merupakan program nasional yang dijalankan pemerintah pusat hingga daerah, karena hingga kini belum ada kebijakan untuk menghentikan program tersebut.

"Perkara ada persoalan di lapangan seperti dugaan keracunan dan makanan basi tentu akan menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang kasus tersebut," katanya.

Sebelumnya, belasan siswa Sekolah Dasar Negeri Negeri (SDN) 05 Sidomekar, Kabupaten Jember, Jawa Timur diduga keracunan setelah menyantap menu program MBG di sekolah setempat, Jumat.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat tentang dugaan keracunan 16 siswa usai kegiatan MBG di SDN 05 Sidomekar di Kecamatan Semboro," kata Kapolsek Semboro Iptu Andrias Suryo Rubeda.

Tim Puskesmas Semboro melaksanakan pengecekan dan penelitian terhadap sampel makanan yang didistribusikan saat itu dengan menu roti tawar, perkedel tempe, selada dan mentimun, keju, saos tomat, dan susu UHT.

"Kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara, kemudian identifikasi petugas dari MBG, kepala mitra MBG maupun ahli gizi dan interview terhadap saksi-saksi, serta mengamankan sampel makanan guna dilakukan cek laboratorium," ujarnya.

Setelah mendapat pemeriksaan oleh tenaga medis, semua siswa yang diduga keracunan sudah dipulangkan dan tidak ada keluhan lagi serta semua sehat seperti semula.

  • Keracunan MBG

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.