Donald Trump akan Singgah ke Jepang dalam Lawatan ke Asia

Jumat, 26 Sep 2025, 01:00 WIB

WASHINGTON DC - Para pejabat Amerika Serikat (AS) dan Jepang baru-baru ini dilaporkan sedang mengatur perjalanan Presiden Donald Trump ke Jepang pada bulan Oktober mendatang. 

Kunjungan ke Tokyo, sekutu terdekat Washington DC di Asia Timur dan mitra utama dalam masalah perdagangan dan keamanan, akan dilakukan saat kedua negara terus membahas cara melaksanakan kesepakatan mereka mengenai tarif.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump menaiki Air Force One saat lepas landas dari Bandara Internasional John F. Kennedy di New York City, Selasa (23/9). — Sumber: AFP/Brendan SMIALOWSKI

Ini juga akan menandai kesempatan pertama bagi Presiden Trump untuk bertemu dengan penerus Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, yang telah mengundurkan diri.

Para pejabat memperingatkan bahwa tidak ada perjalanan dari Gedung Putih yang resmi sampai diumumkan, dan rencana dapat berubah.

Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Jepang tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait hal ini.

Trump sendiri sudah bersiap untuk melakukan perjalanan ke Asia, di mana ia diperkirakan akan mengambil bagian dalam pertemuan para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik yang akan diadakan pada 31 Oktober hingga 1 November di Gyeongju, Korea Selatan.

Di sana, Trump mengatakan pekan lalu, ia akan bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk pembicaraan tatap muka pertama mereka sejak Trump kembali menjabat pada bulan Januari lalu.

“Kemungkinan perjalanan ke Jepang diperkirakan akan dilakukan sebelum kunjungan ke Korea Selatan,” kata para pejabat.

Fokus kunjungan Trump pada apa yang ia lihat sebagai ketidakseimbangan perdagangan dengan negara-negara Asia yang telah mengguncang kawasan tersebut, terutama negara-negara yang berorientasi ekspor seperti Jepang.

PM Ishiba telah menegosiasikan kerangka kerja perjanjian perdagangan dengan Trump untuk menghindari kenaikan tarif atas ekspornya ke AS, tetapi masih banyak masalah yang belum terselesaikan. Masalah-masalah tersebut termasuk janji investasi Jepang di industri AS dan ancaman tindakan lebih lanjut dari Trump terkait impor farmasi dan semikonduktor di seluruh dunia.

Selain ke KOrsel, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan Presiden Trump juga diperkirakan akan bergabung dalam pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/Asean) di Kuala Lumpur, Malaysia, dari 26 Oktober hingga 28 Oktober.

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.