Kontribusi Dunia Usaha akan Sekolah Adiwiyata Diapresiasi

Kamis, 25 Sep 2025, 01:05 WIB

JAKARTA – Kepedulian dunia usaha dan organisasi dalam upaya mewujudkan pelestarian sekolah berbasis lingkungan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Kontribusi mereka diharapkan mampu memperkuat gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah,” jelas Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sukmawaty Karnahadijat, Rabu (24/9).

Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang menerapkan sistem dan pengelolaan lingkungan hidup secara baik berkelanjutan untuk mewujudkan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Program ini bertujuan agar seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan masyarakat) menjadi bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, menciptakan sekolah yang bersih, hijau, sehat dan indah.

Ket. Foto: Kegiatan penyaluran bantuan perusahaan untuk mendukung program aekolah adiwiyata di SMPN 1 Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang memiliki budaya perilaku sadar dan peduli lingkungan hidup. Dukungan sekolah adiwiyata antara lain datang dari Yayasan Save The Children Indonesia dan PT DOW Indonesia. Keduanya mendukung realisasi program sekolah hijau (Adiwiyata) untuk SMP Negeri 1 Cikarang Pusat.“Yayasan Save Children Indonesia dan PT DOW Indonesia diharapkan dapat terus mendukung program Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Sukmawaty menuturkan, kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha maupun yayasan melalui program ini diharapkan bisa berjalan secara berkelanjutan guna menambah jumlah sekolah adiwiyata di Kabupaten Bekasi. “Dengan kolaborasi, kami berharap sekolah semakin peduli dan berbudaya lingkungan serta berperan aktif terhadap pelestarian pembangunan lingkungan asri berkelanjutan untuk generasi mendatang,” katanya.

Perwakilan Yayasan Save The Children Indonesia Evie menjelaskan, akan terus mendukung dan memfasilitasi bantuan program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan atau CSR dari PT DOW Indonesia. “Dukungannya berupa pemberian untuk peningkatan perangkat keras efisiensi energi, penyediaan perangkat sampah serta peningkatan kinerja lingkungan sekolah dan kesadaran praktik keberlanjutan,” katanya.

Evie menjelaskan Save The Children Indonesia merupakan organisasi Hak Anak Nasional yang menjadi bagian dari gerakan global dengan keyakinan bahwa setiap anak berhak memiliki hidup dan masa depan lebih baik. “Sebuah program Green Generation Initiative bertujuan menciptakan model sekolah dengan jejak lingkungan seperti yang ada di SMPN 1 Cikarang Pusat. Program ini juga sekaligus menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan NGO dalam mendukung gerakan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

Tambah 15

Sementara itu, Kota Bekasi pada tahun ini menambah 15 Sekolah Adiwiyata. Ini diperoleh dari penghargaan pengelolaan lingkungan hidup secara baik berkelanjutan. Dengan demikian, total ada 143 sekolah dari SD hingga SMA/sederajat, sejak program digulirkan hampir dua dasawarsa lalu.

Informasi dari Pemerintah Kota Bekasi,15 sekolah yang meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Bekasi Tahun ini adalah Sekolah Adiwiyati  untuk tingkat SD. Mereka adalah SDN Duren Jaya VI, SDN Ciketing Udik II, SDN Jatiranggon III, SDN Jatikramat I, SDN Mustikajaya VI, SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) Insan Aulia Kota Bekasi, MI (Madrasah Ibtidaiyah) Maslakul Akhyar, MI Attaqwa 28, dan MI Al Hikmah.

Untuk tingkat SMP sederajat yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata adalah SMPN 28, SMPN 31, dan MTs (Madrasah Tsanawiyah) Annida Al Islamy. Sedangkan untuk tingkat SMA sederajat adalah SMA Ananda, SMA Islam Al Azhar 8, dan MA (Madrasah Aliyah) Quantum Idea Kota Bekasi.

Penghargaan telah diserahkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono kepada kepala sekolah masing-masing, Senin (22/9). Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswati, berharap penghargaan tersebut dapat membangun semangat sekolah di Kota Bekasi untuk berkontribusi aktif dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. “Dengan diberikannya penghargaan ini, maka tercatat 143 Sekolah Adiwiyata yang ada di Kota Bekasi,” ujarnya.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata, katanya, diharapkan bukan semata menjadi penghargaan namun menjadi budaya perilaku sadar dan peduli lingkungan hidup di sekolah-sekolah di Kota Bekasi. 

  • sekolah adiwiyata

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.