Tiongkok Desak AS Beri Iklim Usaha Adil pada TikTok

Selasa, 23 Sep 2025, 18:00 WIB
BEIJING - Pemerintah Tiongkok meminta Amerika Serikat (AS) menciptakan iklim usaha yang adil dan tidak diskriminatif bagi investor, termasuk bagi perusahaan teknologi seperti TikTok.
“Tiongkok menghormati keputusan perusahaan terkait. Namun, AS perlu menyediakan lingkungan bisnis yang terbuka, adil, dan non-diskriminatif bagi investor asal Tiongkok,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Senin (22/9).
TikTok menjadi salah satu topik dalam pembicaraan telepon antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump pada Jumat (19/9).
Xi menyatakan mendukung tercapainya solusi komersial yang mematuhi hukum Tiongkok dan mempertimbangkan kepentingan kedua negara.
Trump mengatakan kedua pemimpin telah mencapai kesepakatan terkait TikTok, namun tidak menjelaskan rinciannya.
“Diplomasi antar kepala negara berperan penting dalam memberi arah strategis bagi hubungan Tiongkok-AS. Kedua presiden menjalin komunikasi yang erat,” ujar Guo.
Namun, Guo menolak memberi keterangan lebih lanjut soal isi pembicaraan atau detail kesepakatan TikTok.
Sebelumnya, Mahkamah Agung AS menyetujui undang-undang yang melarang TikTok beroperasi jika induknya, ByteDance, tidak melepas kepemilikannya ke entitas non-Tiongkok.
Aturan ini disahkan Kongres dan ditandatangani Presiden Joe Biden pada April 2024, dengan tenggat divestasi hingga 19 Januari 2025.
Trump telah beberapa kali memperpanjang batas waktu tersebut, dengan tenggat terbaru berakhir 17 September 2025.
TikTok, yang memiliki lebih dari 170 juta pengguna di AS dan mendukung tujuh juta usaha kecil, berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah AS untuk mencari solusi jangka panjang agar tetap dapat beroperasi.
  • TikTok Amerika

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.