Potensi Daerah Harus Dipetakan untuk Jadi Peluang Investasi
Senin, 22 Sep 2025, 01:00 WIBSamarinda - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjelaskan strategi pemetaan potensi daerah untuk diubah menjadi peluang investasi konkret guna mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.
"Salah satu strateginya adalah dengan memetakan potensi investasi yang dimiliki masing-masing daerah karena setiap wilayah di Indonesia memiliki keunikan dan potensi yang berbeda-beda untuk dijadikan peluang investasi," kata Direktur Pengembangan Potensi Daerah Kemeninves/BKPM Suhartono di Samarinda, Minggu (21/9).
Seperti dikutip dari Antara, langkah pemetaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurut Suhartono, investasi merupakan ujung tombak perekonomian yang lokasinya berada di daerah, sehingga peran pemerintah daerah sangat vital.
"Peta potensi merupakan data awal, sedangkan peluang investasi adalah data lanjutan yang telah dikaji secara mendalam dan siap ditawarkan kepada investor (investment ready to offer)," jelasnya.
Proses pengkajian tersebut meliputi berbagai aspek, mulai dari ketersediaan bahan baku, pasar, kebijakan, akses finansial, hingga kelayakan proyek secara bisnis.
Tantangan yang kerap dihadapi adalah ketidaksesuaian antara potensi yang disampaikan oleh kepala daerah dengan hasil analisis data yang sebenarnya.
Untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan data akurat, Kemeninves memanfaatkan platform digital Geoportal Potensi Investasi Regional (PIR) yang dapat diakses oleh pemerintah daerah di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Melalui portal tersebut, pemerintah daerah diwajibkan untuk terus memutakhirkan data peluang investasi, demografi, hingga upah minimum provinsi (UMP) setiap tahunnya.
Ia mencontohkan keberhasilan hilirisasi nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, sebagai bukti bagaimana potensi daerah yang dikelola dengan baik mampu meningkatkan perekonomian regional secara signifikan.
âNational Brandingâ
Sementara itu, pemerintah mencatat komitmen investasi senilai 23,8 miliar dollar AS dengan target realisasi mulai 2026 melalui keikutsertaan Indonesia di Expo 2025 Osaka, Jepang.
"Proyek keseluruhan investasi per hari ini 23,8 miliar dollar. Nah ini cukup besar tentunya untuk membantu Indonesia menjadi negara maju dengan berbagai investasi ini,â ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy di Expo 2025 Osaka.
Presiden Prabowo Subianto turut hadir mengunjungi Paviliun Indonesia untuk memberi dukungan atas pencapaian strategis ini.
Selain investasi, partisipasi Indonesia juga menjadi ajang memperkuat national branding dengan menegaskan komitmen pada pembangunan berkelanjutan.
Deputi Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas sekaligus Commisioner General dari Pavilion Indonesia Vivi Yulaswati menjelaskan bahwa Paviliun Indonesia hadir dengan konsep kapal besar yang merepresentasikan bangsa bahari dan visi Indonesia Emas 2045.
âJadi Paviliun Indonesia ini merepresentasikan kapal besar yang tentunya kita kenal sebagai bangsa bahari. Jadi tidak saja dari sisi kapalnya tetapi juga kehidupan budaya, kuliner, dan juga kehidupan alam sangat berkaitannya dengan laut,â kata Vivi.
Paviliun Indonesia juga berhasil menarik perhatian tokoh-tokoh penting dunia, mulai dari pangeran, perdana menteri, hingga menteri.
âPengunjungnya tentunya sebagian besar dari Jepang, mereka sangat antusias. Namun juga kita mendapat kunjungan banyak dari pengunjung negara-negara lain,â katanya.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
MBG Ciptakan 600 Ribu Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Ledakan Gedung Farmasi Tangsel
-
DPR Usulkan Agar Pemerintah Berikan Perlakuan Khusus bagi Daerah UHC Cegah Penurunan Kepesertaan JKN
-
Gandeng Persib Bandung, Rinso dan Sunlight Perkuat Ikatan dengan Bobotoh
-
TNI AD Bakal Bangun 750 Batalyon Tempur Baru, Fokus Perbatasan dan Daerah Rawan Konflik
-
Sambut Ramadan Tanpa Panik, Pemkab Bengkulu Utara Turun Tangan Jaga Harga Pangan
-
Investasi Emas Semakin Mudah Dengan Tring!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.