Anak Muda Ogah Jadi Petani Pilih ASN, Kenapa? Menko PM Muhaimin Ungkap Penyebabnya

Senin, 22 Sep 2025, 19:28 WIB

JAAKRTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar menyoroti generasi muda saat ini yang enggan menjadi petani dan lebih memilih berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN).

"Petani kita masih menderita, penghasilannya masih rendah, kesejahteraan masih rendah. Yang paling mengerikan, anak muda sudah enggak mau jadi petani. Maunya jadi PNS," kata Menko Muhaimin Iskandar dalam kegiatan "Pasar Murah" di Rusunawa Pasar Rebo, Jakarta, Senin (22/9).

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dalam kegiatan "Pasar Murah" di Rusunawa Pasar Rebo, Jakarta, Senin (22/9). — Sumber: ANTARA/Anita Permata Dewi

Hal ini, menurut dia, disebabkan kehidupan petani yang masih belum sejahtera.

"Hari Tani Nasional kita peringati sebagai penghormatan kita kepada para petani yang telah berjasa menyuplai pangan kita, memberikan kebutuhan sehari-hari kita, petani kita yang terus mengabdi meskipun menderita. Anak muda enggak mau jadi petani karena petani memang menderita," kata Muhaimin Iskandar.

Untuk itu, pemerintahan Prabowo Subianto terus berjuang untuk menyejahterakan petani lewat kebijakan-kebijakan yang propetani.

"Kita semua sedang berjuang agar para petani kita betul-betul mendapatkan penghormatan, penghargaan, dan kesejahteraan," katanya.

Menurut dia, ada tiga prioritas yang digaungkannya untuk menyejahterakan petani.

Pertama, mendorong kepemilikan tanah bagi para petani.

"Tentu ini akan terus memohon kepada Presiden, memohon kepada semua pihak, agar modal tanah untuk petani ini diperhatikan sungguh-sungguh, karena di situ menjadi fondasi petani berproduksi. Ibaratnya kailnya itu ya tanah itu," kata Muhaimin Iskandar.

Kedua, infrastruktur, ketersediaan dan keterjangkauan akses pada bahan baku, bahan produksi, mulai dari pupuk, bibit, dan irigasi.

Yang ketiga, pemasaran dan pasar.

"Kami menggandeng Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) dalam menjalankan tiga prioritas tersebut," ujarnya.

Regenerasi Petani

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong upaya regenerasi petani yakni membentuk petani muda demi terwujudnya Indonesia yang mandiri pangan.

“Petani muda menjadi catatan penting karena kita mengalami keterlambatan dalam meregenerasi pertanian kita,” katanya saat berkunjung ke Kebun Petani Mitra PG Gempolkerep di Mojokerto, Jawa Timur, beberapa ahri kemarin

Cak Imin, sapaan akrab Menko PM, menuturkan regenerasi petani saat ini menjadi isu yang mendesak tidak hanya bagi Indonesia melainkan juga seluruh negara karena semakin sedikitnya generasi muda yang tertarik pada profesi ini.

Padahal, Indonesia memiliki cita-cita mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat melalui usaha sendiri yakni dari para petani lokal sehingga keberadaan petani generasi muda sangat dibutuhkan demi keberlanjutan. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.