Livoli Divisi Utama 2025, Usai Kalah Dari TNI AU Electric, Tectona Terdegradasi

Minggu, 21 Sep 2025, 08:40 WIB

BOJONEGORO- Tectona dipastikan terlempar ke divisi satu usai dikalahkan TNI AU Electric 0-3 (20-25, 16-25, 13-25) dalam lanjutan Livoli Divisi Utama 2025 Putaran Reguler Kedua, di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (20/9) malam WIB.

Sebelumnya, tim asal Bandung itu tiga kali mengalami kekalahan. Sehingga belum sekalipun Tectona menang dari empat laga di Pul DD. Terakhir, Minggu (21/9) Tectona akan menghadapi Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia.

Ket. Foto: Pemain Tectona melakukan bola pada laga kontra TNI AU dalam lanjutan Livoli Divisi Utama 2025 Putaran Reguler Kedua, di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (20/9) malam WIB. — Sumber: PBVSI

Kemenangan TNI AU Electric itu memperkuat posisinya di klasemen sementara Pul DD dan membuka peluang besar lolos ke final four.

Awal set pertama pertandingan kedua tim sebenarnya berlangsung alot. Karena diluar dugaan Pascalina Mahuze dkk. memberikan perlawanan kepada TNI AU Electric. Namun menginjak akhir set pertama Ersandrina Devega dkk tampil solid, sementara Tectona kesulitan membangun serangan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Set pertama TNI AU menang dengan skor 25-20.

Set kedua Tectona mencoba bangkit, dan berhasil menyamakan kedudukan di awal-awal set. Namun TNI AU tetap konsisten dengan serangan dari sisi sayap dan pertahanan rapat. Skor akhir set kedua 25-16.

Set ketiga, TNI AUsemakin percaya diri dan meninggalkan jauh Tectona hingga 13-5.

Di akhir set ketiga tim asuhan Agus Irawan semakin tertekan, meski TNI AU Electric banyak melakukan rotasi pemainnya. Set ketiga juga berakhir dengan kemenangan Ersandrina Devega dkk dengan skor 23-13.

Ersandrina yang terus diturunkan pelatih Alim Suseno tampil gemilang sebagai outside hitter. Blok dan servisnya benar-benar menjadi senjata utama kemenangan TNI AU.

Usai laga pelatih Alim Suseno mengakui sengaja meminimalkan rotasi, "Karena kali ini kami memang butuh poin untuk mengamankan peringkat," ucapnya.

Ketika ditanya persiapan seandainya masuk final di putaran reguler kedua ini, Alim Suseno menyebut, "Bagi kami final tidak begitu penting. Yang lebih penting masuk ke final four dan masuk final disana," tukasnya.

Sementara itu, salah satu pemain Tectona mengakui kesulitan menghadapi TNI AU, "Kami sudah berusaha bermain baik, tapi lawan lebih baik. Smas-smas kami sering tertahan dari blok mereka yang kuat," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.