Prancis Memanas, 100 Orang Pengunjuk Rasa Ditangkap

Jumat, 19 Sep 2025, 13:37 WIB

ISTANBUL - Jumlah orang yang ditangkap selama aksi mogok dan protes yang berlangsung di seluruh Prancis melonjak menjadi hampir 100 orang hanya dalam lima jam pada Kamis, menurut lembaga penyiaran BFM TV.

Jumlah orang ditangkap di seluruh Prancis kini mencapai 99 orang, di mana 15 orang ditangkap di wilayah Paris. Angka itu melonjak dari 30 orang pada aksi protes pada Kamis dini hari yang dipimpin oleh beberapa serikat pekerja.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Dua orang, satu jurnalis dan seorang polisi, luka-luka akibat bentrokan yang terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi di Lyon, di mana tembakan mortir dan proyektil dilemparkan ke polisi.

Sekitar 50 pengunjuk rasa sempat memasuki kompleks Kementerian Ekonomi sebelum meninggalkan kompleks tersebut beberapa menit kemudian.

Sekretaris Jenderal Serikat Buruh CGT, Sophie Binet, yang turut serta dalam unjuk rasa di Paris, mengatakan bahwa mobilisasi tersebut "sudah berhasil," dengan jumlah peserta lebih dari 400 ribu orang.

Dua puluh tiga sekolah diblokir sepenuhnya pagi ini, dengan 52 lainnya terkena blokade sebagian, sementara sekitar 17 persen guru melakukan aksi mogok, menurut Kementerian Pendidikan.

Pihak berwenang juga melaporkan ada 13 ribu demonstran di Marseille dan 20 ribu di Lyon pada siang hari.

Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau mengatakan kepada wartawan bahwa blokade "tidak seintens yang diperkirakan pada pagi harinya."

Mobilisasi massa dilakukan oleh beberapa serikat pekerja besar di Prancis, untuk merespons usulan anggaran kontroversial yang diperkenalkan oleh mantan Perdana Menteri Francois Bayrou.

Retailleau pada Rabu mengatakan bahwa dia memperkirakan mobilisasi yang "sangat, sangat besar" di berbagai sektor, termasuk layanan publik, pendidikan, transportasi, pertanian, industri, dan hiburan.

Untuk mengamankan protes, Kementerian Dalam Negeri akan mengerahkan lebih dari 80 ribu petugas polisi dan polisi militer di seluruh negeri, di samping kendaraan lapis baja, drone, dan meriam air.

Dalam sebuah langkah yang tidak terlihat sejak protes Rompi Kuning, 24 kendaraan lapis baja Centaure akan dikerahkan di seluruh Prancis, bersama dengan sekitar sepuluh perangkat peluncur air.

Sekitar 40 unjuk rasa serikat pekerja direncanakan di seluruh negara itu, dengan perkiraan awal menunjukkan bahwa hingga 800 ribu demonstran akan ikut serta.

Aksi demonstrasi pada 18 September merupakan kelanjutan dari mobilisasi massa “Block Everything” minggu lalu, yang menarik hampir 197 ribu orang di seluruh negeri.

Rencana anggaran nasional yang kontroversial

Prancis menghadapi ketegangan politik yang meningkat setelah Bayrou kalah dalam mosi tidak percaya di Majelis Nasional pada 8 September.

Bayrou, yang meluncurkan kerangka anggaran 2026 pada Juli, sedang mencari dukungan untuk rencana penghematan hampir 44 miliar euro (sekitar Rp859 triliun) sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi lonjakan utang publik Prancis, yang kini mencapai 113 persen dari PDB-nya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Menteri Angkatan Bersenjata Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri baru negara itu. Ia ditugaskan untuk mengadakan konsultasi dengan partai-partai politik sebelum membentuk pemerintahannya.

Prancis mencatat salah satu defisit anggaran terbesar di Uni Eropa, yaitu 5,8 persen dari PDB. Negosiasi anggaran telah menjadi sumber ketegangan utama di dalam politik Prancis.

Kegagalan untuk mencapai kesepakatan mengenai anggaran 2025 tahun lalu juga menyebabkan runtuhnya pemerintahan Michel Barnier pada Desember setelah partai sayap kiri dan sayap kanan bersatu mendukung mosi tidak percaya. Ant/Anadolu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.