Kondisi Membaik, Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Bali Dicabut
Kamis, 18 Sep 2025, 07:27 WIBDENPASAR â Kondisi semakin membaik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencabut status tanggap darurat bencana setelah pada Rabu (10/9) pekan lalu terjadi cuaca ekstrem hujan lebat hingga menyebabkan banjir besar.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Kamis (18/9), menyatakan status tanggap darurat bencana resmi dicabut per 17 September 2025 kemarin.
Sebelumnya disampaikan bahwa status tanggap darurat sepekan bisa diperpanjang, namun Gubernur Bali Wayan Koster mengarahkan BPBD untuk tidak memperpanjang karena kondisi yang sudah membaik.
âDengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkini yang semakin landai, eskalasi penanganan darurat semakin menurun yang didukung juga dengan hasil asesmen tim penanggulangan bencana, maka Gubernur Bali memutuskan status tanggap darurat dinyatakan berakhir,â kata Kepala Pelaksa BPBD Bali.
Ia menjelaskan dengan berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti penanganan bencana dihentikan.
Pemprov Bali memastikan layanan kebutuhan dasar tetap berlanjut kepada masyarakat terdampak dan proses pemulihan dipercepat, terutama bantuan bagi pedagang pasar, bantuan perbaikan rumah, pemulihan infrastruktur, dan fasilitas umum lainnya.
âUpaya pemulihan akan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pemerintah pusat termasuk partisipasi masyarakat dan dunia usaha,â ujarnya.
Meski status tanggap darurat bencana dihentikan, BPBD Bali tetap mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu siaga, sebab cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi lagi.
âPerhatikan bahaya yang mungkin terjadi di lingkungan masing-masing dan lakukan upaya pengurangan risikonya,â ucapnya.
Selama sepekan masa tanggap darurat sendiri diketahui tim SAR gabungan telah mengevakuasi 18 jenasah korban banjir besar di Denpasar, Jembrana, dan Gianyar, serta masih ada tiga korban hilang di Kabupaten Badung yang dilanjutkan pencariannya dan satu hilang di Denpasar yang sudah dihentikan pencariannya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemkab Pamekasan Temukan Kejanggalan Pembelian BBM Subsidi, Ini yang Terjadi
-
Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta
-
Disertifikasi KKP! Benih Kerapu & Bandeng Bali Laris Manis Tembus 4 Negara
-
Muhammad Bagas Pimpin Ajarinmoto Cipta Visual, Hadirkan Solusi Fotografi hingga Drone.
-
Hujan Lebat dan Banjir Melanda Nagoya Jepang, Satu Orang Tewas
-
Banjir di Thailand Tewaskan 8 Orang, Ratusan Ribu Rumah Terendam
-
Sedikitnya 56 Orang Tewas dalam Bencana Banjir di India Utara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.