Wali Kota Bandung Pastikan ‘Day Care’ Wajib Penuhi Standar Layanan
Rabu, 17 Sep 2025, 15:57 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai, keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA) atau day care saat ini sangat penting, terutama karena semakin banyak keluarga yang mengandalkan penghasilan dari dua orang tua yang bekerja.
âSekarang, banyak ibu yang juga harus bekerja, bukan karena gaya-gayaan, tapi karena kebutuhan ekonomi. Maka kehadiran day care menjadi solusi bagi keluarga, dan pemerintah perlu memastikan standar pelayanannya terpenuhi,â ujar Wali Kota Farhan.
Wali Kota Farhan mengungkapkan itu saat Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Standarisasi Day Care yang berlangsung di Hotel Oakwood, Selasa (16/9).
Menurut dia, Pemkot Bandung tidak akan membangun day care sendiri, melainkan mendorong peran swasta dan masyarakat untuk menyediakan layanan tersebut.
Namun, pemerintah bertanggung jawab untuk menyusun standar yang jelas agar anak-anak mendapatkan pengasuhan yang aman, sehat, dan berkualitas.
âDay care bukan hal baru. Tapi sekarang saatnya pemerintah hadir untuk membuat standar yang menjadi acuan semua penyelenggara. Kita harus pastikan hak anak terpenuhi,â tutur dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung, Uum Sumiati, menyampaikan, saat ini masih terdata baru 13 yang sudah mengantongi izin.
âBanyak day care berdiri di rumah tinggal biasa, padahal idealnya harus punya gedung dan fasilitas yang sesuai standar. Karena itu, kita mulai menyusun pedoman agar day care di Bandung bisa memenuhi syarat legalitas, sarana prasarana, SDM, hingga keamanan anak,â jelas Uum.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kompetensi pengasuh dan standar gizi anak termasuk penyediaan ruang terpisah antara area bermain, tidur, dan makan bagi anak-anak.
Sedangkan Perencana Ahli Madya dari Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan, Suhaeni menyatakan, pemerintah pusat mendukung penuh penyusunan standar day care di daerah.
âKita ingin day care yang ada menjadi bagian dari Taman Asuh Ramah Anak. Karena itu penting adanya regulasi di tingkat kota/kabupaten agar penyelenggara memiliki acuan yang jelas,â kata Suhaeni.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Bandung sebagai Kota Layak Anak, di mana anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- fasilitas penitipan anak (day care)
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Soroti Gaya Hidup Sehat di HUT ke-73 BI, Khofifah Turun Jalan Gowes Keliling Kota Pahlawan!
-
Jennie Blackpink Siapkan Single Baru
-
Gempa M 5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, BMKG Ungkap Penyebab dan Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
-
X Hentikan Monetisasi bagi Konten Hasil Plagiarisme Kreator
-
Pertamina Pastikan 13 SPBU Palembang Tetap Salurkan Biosolar 24 Jam
-
Resmi Hadir di Indonesia, Maliao Perkenalkan 22 Produk Eksklusif untuk Perempuan Modern
-
Black Panther 3 Resmi Digarap Marvel, Tayang Bioskop 15 Desember 2028
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.