Sultan HB X Minta Seluruh OPD di DIY Hijaukan Lingkungan Kerja

Rabu, 17 Sep 2025, 11:55 WIB

YOGYAKARTA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemda DIY gencar melakukan penghijauan di lingkungan kantor masing-masing sebagai bagian dari program Rukti Bumi.

"Harapan saya, dinas-dinas itu yang kira-kira kalau untuk parkir saja panas, ya, diteduhkan. Dalam arti, senang untuk menanam. Istilahnya Rukti Bumi," kata Sultan saat peluncuran program Rukti Bumi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/9).

Ket. Foto: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan penanaman bibit pohon kantil (cempaka putih) saat peluncuran Program Rukti Bumi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/9/2025). — Sumber: ANTARA

Rukti Bumi adalah akronim dari Reformasi Hijau Kompleks Kepatihan-Birokrasi Berbudaya Ramah Lingkungan.

Menurut Sultan, keberadaan tanaman hijau di kantor-kantor dinas bakal membuat suasana kerja lebih nyaman.

"Jadi, mata kita itu melihatnya ya kalau banyak tanaman, kan lebih nyaman gitu," ujar dia.

Gubernur DIY pun mencontohkan kondisi di kawasan selatan Kepatihan yang terasa panas, jika tidak dilengkapi dengan tanaman.

Oleh karena itu, ia ingin lingkungan kantor tidak sekadar dihiasi tembok putih yang silau, tetapi juga dipadukan dengan tanaman agar lebih sejuk dan enak dipandang.

"Ya, kesadaran pimpinan dinas itu untuk menanam di lingkungan di mana dia bekerja," kata Sultan.

Selain penghijauan, Sultan juga mendorong OPD memperhatikan pengelolaan sampah serta mampu menyediakan resapan air hujan di lingkungan kantor.

"Saya kira tidak hanya sampah, tetapi juga daya tampung untuk air hujan, sehingga menyirami tidak perlu dari PDAM. Bikin sumur resapan, permukaan tanah juga akan stabil," ujarnya.

Dalam peluncuran Program Rukti Bumi, Gubernur DIY berkeliling memantau penghijauan di berbagai sudut Kompleks Kepatihan, meninjau pengolahan sampah organik dengan komposter, diakhiri penanaman bibit pohon kantil (cempaka putih).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo menyatakan siap menindaklanjuti arahan Sultan, termasuk soal penanganan sampah dan penghijauan di lingkungan OPD.

"Kalau untuk OPD-OPD, seperti yang disampaikan Ngarsa Dalem (Sultan HB X), bahwa intinya juga tergantung dari timbunan sampah di masing-masing OPD, karena masing-masing OPD tidak sama antara satu dengan yang lain. Teman-teman OPD yang memang perlu untuk penanganan sampah seperti yang ada di Kepatihan ini, nanti ada tindak lanjut untuk koordinasi berikutnya," ujar dia.

Kusno menambahkan, upaya yang dapat dilakukan OPD tidak hanya terkait pengelolaan sampah, tetapi juga penyediaan biopori dan perindangan lingkungan kantor.

"Itu tidak hanya OPD, harapan kami nanti ke sekolah-sekolah juga demikian," katanya.

Terkait penyediaan bibit tanaman, lanjut Kusno, DLHK DIY setiap tahun menyiapkan 10.000-15.000 bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat. Namun, distribusi bibit baru dilakukan saat memasuki musim hujan.

"Kalau bibit pohon, kami setiap tahun menyiapkan bibit pohon yang kami bantukan ke masyarakat. Namun, untuk kesiapannya kita menunggu musim hujan kira-kira pada November-Desember. Kami khawatir kalau belum musim hujan sudah diberikan bibit nanti malah mati," ujar Kusno.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.