Miris! Polisi Ungkap Media Sosial Jadi Pemicu Tawuran Remaja di Jakarta

Rabu, 17 Sep 2025, 17:20 WIB

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan mengimbau orang tua lebih ketat mengawasi penggunaan media sosial anak-anak mereka. Imbauan ini muncul menyusul maraknya tawuran remaja di Ibu Kota, yang kerap dipicu ajakan lewat dunia maya. Polisi menegaskan, peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak terjerumus ke dalam aksi kekerasan jalanan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak, baik dalam penggunaan internet maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ket. Foto: Polres Metro Jakarta Selatan mengembalikan remaja pelaku tawuran kepada orang tua mereka di Kantor Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta, Rabu (17/9). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

“Untuk itu saya berharap orang tua yang mempunyai anak-anak remaja, tolong dilakukan pengawasan secara ketat dalam penggunaan media sosial ataupun kehidupan disiplin mereka sehari-hari,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Menurut Nicolas, tawuran bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan permasalahan bersama yang harus dicegah sejak dini. Ia menilai internet memiliki sisi positif dan negatif, sehingga orang tua harus selalu mendampingi anak-anak dalam beraktivitas.

“Manfaat negatif yang seperti ini yang kita hadapi sekarang, yaitu mereka melakukan tawuran secara siber dilanjutkan dengan tawuran secara fisik,” katanya menambahkan.

Seorang ibu dari salah satu pelaku tawuran, Astrid, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat polisi dalam menangani kasus kenakalan remaja tersebut. Ia berharap anaknya bisa berubah ke arah yang lebih baik setelah mendapat pembinaan.

“Harapannya anak bisa lebih baik dan dewasa. Terima kasih atas tanggapan baik dari Polres serta bimbingannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan mengembalikan 12 remaja yang terlibat tawuran di Petukangan Utara, Pesanggrahan, kepada orang tua masing-masing usai dibina petugas. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/9) subuh di RW 09 Swadharma dan RW 08 Ulujami.

Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, kepolisian berkomitmen menggelar patroli skala besar pada malam hari bersama TNI, Satpol PP, dan masyarakat. Patroli difokuskan di titik rawan tawuran, termasuk kawasan Pesanggrahan.

Sebelumnya, tawuran juga sempat pecah di Jalan Palem, Petukangan Utara, Pesanggrahan, pada Minggu (20/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam kejadian itu, polisi mengamankan sembilan pemuda, terdiri atas dua orang dewasa dan tujuh anak di bawah umur.

Data Pemprov DKI Jakarta menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juli 2025 tercatat 93 kasus tawuran di wilayah Ibu Kota. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat dalam menekan aksi kekerasan jalanan di kalangan remaja.

  • jaksel
  • tawuran
  • jakarta selatan
  • media sosial
  • polres metro jakarta selatan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.