Mengejutkan, Polda Jabar Ungkap Aksi Anarkis di Bandung Didanai Kelompok Internasional. Musuh Prabowo atau Barisan Sakit Hati?
Rabu, 17 Sep 2025, 07:58 WIBKOTA BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan temuan mengejutkan bahwa aksi anarkistis yang terjadi pada unjuk rasa di Kota Bandung pada 29 Agustus hingga 1 September 2025, mendapat dukungan dana dari kelompok internasional.
Lantas apa kepentingan mereka dengan Indonesia? Apakah mereka musuh Prabowo Subianto, musuh Indonesia, atau kelompok barisan sakit hati?
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan temuan itu diperoleh setelah pemeriksaan sejumlah tersangka yang terafiliasi dengan jaringan anarkis luar negeri melalui media sosial.
âAda dana masuk, dana keluar, puluhan juta rupiah dari beberapa nama di luar negeri. Tentunya nama-nama ini semuanya berupa julukan. Mereka menamakan dirinya dengan nama-nama lain,â kata Rudi di Bandung, Selasa (16/9).
Menurut Rudi, untuk mendapat pengakuan dari jaringan anarkis internasional, para pelaku diminta melakukan aksi perusakan lebih dulu, lalu mengunggahnya ke media sosial.
âTidak hanya sekali, tapi berkali-kali. Baru kemudian email mereka dibalas. Balasannya datang dari sebuah negara. Setelah diyakini benar bahwa mereka satu paham, barulah terjadi pengiriman uang,â ujarnya.
Ia menjelaskan salah satu metode pengiriman dana tersebut dilakukan melalui PayPal dan dompet digital. Hingga kini, polisi masih menelusuri pola aliran dana yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah itu.
Setelah menerima dukungan dana, kata dia, para tersangka kemudian merekrut dan menghasut orang lain, termasuk pelajar dan remaja untuk bergabung dalam aksi anarkis tersebut.
âDengan keterbukaan informasi, hal ini mereka manfaatkan, sehingga mereka menemukan atau bisa bersama dengan kelompok anarkis di luar negeri atau anarkis internasional,â kata Rudi.
Rudi menambahkan pihaknya kini berkoordinasi dengan kepolisian daerah lain untuk memastikan apakah ada keterkaitan aksi anarkis di Jawa Barat dengan kejadian serupa di provinsi lain.
âSaya akan sampaikan kembali setelah semuanya berhasil kami ungkap, termasuk siapa yang berada di balik ini semua. Siapa yang menyuruh melakukan, siapa intelektual dadernya, itu nanti kami ungkap, karena ini melibatkan beberapa daerah,â kata dia.
Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya telah menetapkan sebanyak 42 orang sebagai tersangka dalam aksi unjuk rasa yang berujung rusuh atas perusakan serta pembakaran sejumlah fasilitas umum dan kantor pemerintahan.
âTindakan anarkis ini sudah terencana, menggunakan bom molotov, bom pipa, hingga media sosial sebagai alat provokasi,â katanya.
- Polda Jabar
- Aksi Anarkis di Bandung
- Didanai kelompok internasional
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
TMII Hadirkan Ragam Acara Budaya dan Hiburan saat Natal dan Tahun Baru
-
Negara-negara Eropa Enggan Turuti Permintaan Trump untuk Membantu Amankan Selat Hormuz
-
Kyiv Diguncang Serangan Drone dan Rudal Russia, Jelang Pertemuan Zelenskyy dan Trump
-
Hasil Piala Afika 2025: Nigeria Lolos ke 16 Besar Usai Taklukkan Tunisia
-
Inflasi Masih Tinggi, The Fed Tahan Suku Bunga
-
Mudik Awal Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Idul Fitri
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.