Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penemuan Lima Benda Cagar Budaya di Kabupaten Sampang

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Penemuan Lima Benda Cagar Budaya di Kabupaten Sampang Doc: Antara

Sampang - Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur menemukan lima benda di Kabupaten Sampang sebagai benda bersejarah untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

"Temuan ini setelah kedua tim tersebut melakukan penelitian di Kabupaten Sampang dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang Abd Basith di Sampang, Selasa.

Ia menjelaskan kelima benda itu, masing-masing Sumur Deksan di Kelurahan Dalpenang, makam berinskripsi di Kelurahan Polagan, ambang pintu beraksara Kawi, serta dua panel berelief.

Berdasarkan hasil penelitian itu, kata dia, semua benda tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-13 hingga ke-16.

Penelitian oleh TACB Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur ini dilakukan sejak 2019 dengan mengumpulkan data lapangan hingga menelaah arsip Belanda dan catatan arkeologi di Yogyakarta.

"Semua itu dilakukan agar data yang kami ajukan benar-benar kuat,” kata Sekretaris TACB Sampang Umar Faruk.

TACB merupakan komunitas cagar budaya lokal di Kabupaten Sampang yang terbentuk atas dasar SK Bupati Sampang dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kebudayaan.

"Penemuan lima situs cagar budaya ini membuktikan peradaban di Sampang sudah berkembang sejak era Majapahit, sekitar abad ke-14," katanya.

"Artinya, Kabupaten Sampang sejajar dengan daerah-daerah penting lain yang saat itu sudah menjadi pusat kebudayaan dan pemerintahan," katanya.

Temuan dan penetapan benda cagar budaya di Kabupaten Sampang ini, diharapkan bisa menjadi modal penting dalam pengembangan wisata budaya di wilayah tersebut.

Selain itu, katanya, keberadaan cagar budaya dapat memperkuat identitas lokal yang membanggakan, sebab dengan demikian Kabupaten Sampang pada akhirnya diakui sebagai daerah dengan sejarah panjang dan peradaban maju yang patut dilestarikan untuk generasi mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.