Bezzecchi Menangi Sprint MotoGP San Marino, Marc Marquez Tersungkur
Minggu, 14 Sep 2025, 06:43 WIBMISANO ADRIATICO, ITALIA â Pembalap Italia Marco Bezzecchi tampil gemilang di depan publik sendiri dengan menjuarai sprint race MotoGP San Marino di Sirkuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Sabtu (13/9) malam WIB. Kemenangan ini semakin spesial karena diraih usai Marc Marquez terjatuh saat memimpin jalannya balapan.
Pembalap Aprilia tersebut mengawali hari dengan sempurna, merebut pole position lalu menuntaskannya dengan kemenangan. Sorak sorai penonton Italia pun pecah, sebelum Bezzecchi merayakan bersama sang mentor, Valentino Rossi, serta bintang Formula 1, Lando Norris.
Selebrasi unik juga ia tunjukkan di podium dengan memegang kaki kayu pemberian fans, merujuk pada film komedi kultus Italia Three Men and a Leg yang juga ia tampilkan di helmnya.
Namun, kemenangan Bezzecchi tak lepas dari insiden Marc Marquez. Juara dunia enam kali itu terjatuh di tikungan pada lap keenam, hanya beberapa detik setelah merebut posisi terdepan.
Marquez sebenarnya start dari posisi keempat dan dengan cepat menyalip Fabio Quartararo serta adiknya, Alex Marquez. Dengan dominasinya musim ini, 14 kemenangan sprint dari 15 seri,banyak yang menduga ia akan kembali naik podium teratas. Sayang, peluang itu sirna begitu ia kehilangan kendali.
âIni Sabtu yang fantastis, sangat senang bisa menang sprint lagi. Saya bahkan lupa kapan terakhir kali memenanginya, jadi benar-benar bahagia,â ucap Bezzecchi, yang terakhir kali menjuarai sprint di Assen 2023. âBalapan tidak sempurna karena ada sedikit masalah, tapi saya tahu Marco (Marquez) sudah di batasnya. Saya benar-benar memberikan segalanya.â
Kecelakaan Marc justru memberi keuntungan besar bagi Alex Marquez. Ia finis kedua dan memangkas selisih poin dengan sang kakak di puncak klasemen menjadi 174 poin.
Posisi itu juga membuatnya unggul 77 poin dari Francesco Bagnaia yang kembali kesulitan. Rekan setim Marc di Ducati itu tercecer hingga posisi ke-13, tertinggal lebih dari 16 detik dari pemenang lomba. Kini Bagnaia harus waspada karena Bezzecchi hanya berjarak 28 poin di belakangnya.
âSaya kehilangan peluang menang di start, kurang agresif. Setelah itu sedikit kehilangan arah, tapi kemudian saya bisa menjaga ritme cukup konsisten. Jadi secara keseluruhan saya puas,â ujar Alex.
Meski tersungkur, Marc Marquez masih berpeluang mengunci gelar dunia di GP Jepang dua pekan mendatang. Jika berhasil, ia akan menyamai rekor tujuh kali juara dunia milik rival lamanya, Valentino Rossi.
Insiden jatuhnya Marc justru disambut sorakan sebagian penonton Italia. Meskipun membela Ducati, banyak fans Tanah Air Rossi belum melupakan kontroversi 2015. Saat itu, mereka menilai Marquez sengaja menghalangi upaya Rossi merebut gelar kedelapan.
Rossi sendiri pernah secara terbuka menyebut Marquez sebagai pembalap âkotorâ usai insiden tabrakan di GP Malaysia 2015. Hasilnya, Rossi dihukum start dari posisi buncit di Valencia dan Jorge Lorenzo akhirnya memastikan gelar juara.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Tingkatkan Peran Tokoh Agama untuk Berantas Narkoba
-
Awas Bahaya! Jangan Gunakan "Roof Box" yang Tak Sesuai saat Mudik Lebaran
-
Disbudpar Jawa Timur: Kunjungan Wisatawan pada Lebaran 2026 Tembus 5,31 Juta Orang
-
Kecil Tapi Nendang, Aksi Jumat Tanpa BBM PLN EPI Hemat Puluhan Ton Emisi Karbon
-
FPRB Kota Tangerang Miliki Peran Strategis Bangun Kesiapsiagaan Bencana
-
Pengemudi Patut Waspadai “Aquaplaning” saat Berkendara ketika Hujan
-
Nelayan Aceh kembali melaut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.