Angkut Sampah Hingga 10 Truk, Pemkot Surabaya Mulai Normalisasi Sungai Kalianak
Minggu, 14 Sep 2025, 17:19 WIBSURABAYA - Normalisasi tahap pertama ruang Sungai Kalianak telah rampung. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP Kota Surabaya dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menggelar kerja bakti pada Minggu (14/9). Pembersihan difokuskan di STA 0+000 sisi timur Sungai Kalianak.
Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Kota Surabaya, Dwi Hargianto menyatakan, kerja bakti ini bertujuan membersihkan kayu, bambu, dan sampah di sekitar sungai.
âHari ini kami lakukan pembersihan, kami sisir mulai dari jembatan, kami lakukan pembersihan dari sampah-sampah yang sudah menumpuk. Selain sampah, banyak kami temukan juga kayu-kayu yang sudah tidak terpakai, itu juga kami angkut,â kata Dwi.
Dwi menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan perangkat wilayah setempat.
âTentunya kami tidak sendiri, kerja bakti ini bentuk sinergitas dari rekan-rekan OPD terkait, ada dari DSDABM, DLH untuk perbantuan personel dan dump truck. Serta ada dari Dishub mengatur lalu lintas, untuk meminimalisir kemacetan, serta ada dari perangkat wilayah setempat yang turut membantu,â jelasnya.
Selain mengurangi risiko banjir, kerja bakti ini juga menjadi edukasi bagi warga agar lebih peduli kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan.
âMelalui kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa ketertiban dan kenyamanan kota, juga ditentukan dari lingkungan yang bersih dan berfungsi dengan baik. Sehingga perlu adanya kesadaran sesama dalam menjaga lingkungan,â ujar dia.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Prasarana Drainase, DSDABM Kota Surabaya, Achmad Idi Pratikno mengungkapkan bahwa mereka berhasil mengangkut hingga sepuluh dump truck sampah.
âUntuk sampahnya berhasil kami kumpulkan, kami angkut menggunakan dump truck, sebanyak sepuluh dump truck. Setelah kita angkut untuk selanjutnya kami buang di tempat pembuangan,â kata Idi sapaan akrabnya.
Idi berharap, partisipasi warga dapat membantu keberlanjutan program normalisasi ini. âNormalisasi ruang sungai ini adalah program jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir. Sehingga dengan adanya peran serta masyarakat, diharapkan dapat mendukung dampak positif adanya program normalisasi ruang sungai ini,â pungkasnya.Â
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pemkot Surabaya Batasi Penjualan Minuman dan Makanan Kekinian Tinggi Garam dan Gula di Kantin Sekolah
-
Delapan Terduga Penambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman Barat
-
Sekolah Garuda Sigi Dibangun di Atas Lahan 10 Hektare
-
Pengerukan Sungai Guring untuk Antisipasi Banjir oleh Pemkot Banjarmasin
-
Jakarta Light Festival 2026: Semarak Imlek dan Instalasi Cahaya di Bundaran HI
-
32 Orang Tewas dalam Insiden Derek Ambruk Menimpa Kereta di Thailand
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Balita, Bumil, hingga Siswa SMA di Kalteng
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.