- Home
-
- Megapolitan
-
- Kerja Sama Pengelolaan Sam...
Kerja Sama Pengelolaan Sampah Tangsel–Pandeglang Batal akibat Perubahan Perpres
Jumat, 12 Sep 2025, 14:30 WIBWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bannten, Benyamin Davnie menyatakan kerja sama pengelolaan sampah dengan Kabupaten Pandeglang dipastikan batal menyusul perubahan aturan dalam peraturan presiden (perpres) terbaru.
Benyamin di Kota Serang, Jumat, menjelaskan sebelumnya Pemkot Tangsel telah menetapkan pemenang lelang pengelolaan sampah sesuai perpres lama. Namun aturan yang baru membuat kontrak kerja sama harus dibatalkan.
âYa, itu tadi seperti yang saya laporkan. Saya sudah berdasarkan perpres lama, itu sudah menetapkan pemenang lelang. Tapi sekarang kan perpresnya baru, mau diubah,â kata Benyamin.
Ia menambahkan keputusan pembatalan kerja sama telah disampaikan oleh Bupati Pandeglang. âTadi Ibu Bupati sudah bilang, nanti akan dikirimi surat pembatalan. Yang pasti ya sudah batal gitu aja,â ujarnya.
Menurut Benyamin, pihaknya kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat mengenai format pengaturan baru agar langkah pengelolaan sampah di Tangsel tetap berlanjut sesuai ketentuan.
âSoal surat dari pendekat pembatalan kerja sama. Saya lagi nunggu, lagi nunggu,â katanya.
Terkait langkah ke depan, lanjut dia, Pemkot Tangsel akan mencari solusi alternatif untuk penanganan sampah. Benyamin juga sudah melaporkan perkembangan terbaru kepada Sekretaris Utama (Sestama) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Rosa Vivien Ratnawati.
âSoal sampah nanti kita kerjakan. Kemarin kerja sama yang sudah berjalan berdasarkan perpres lama sudah ada pemenang lelang. Tapi sekarang ada perpres baru, mau diubah. Itu yang saya laporkan ke Ibu Sestama,â jelasnya.
Pembatalan kerja sama ini menambah daftar persoalan pengelolaan sampah di Provinsi Banten yang masih menjadi isu serius. Sebelumnya warga juga sempat menolak rencana pembuangan sampah Tangsel ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Pandeglang, karena sistem TPA yang belum memenuhi standar sanitary landfill.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati.
-
Chelsea Menguji Formasi Terbaik Lawan Juventus
-
Bau dan Pencemaran, Pemkot Surabaya Bongkar Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di Keputih
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
-
Pemenuhan Gizi Jadi Sorotan dalam Puncak Hari Anak Nasional 2026
-
Empat Belas Tahun Desa Medan Mas tanpa Sekolah Dasar
-
Urai Mobilitas Masyarakat, Pemerintah Harus Siapkan Transportasi Alternatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.