India Terapkan Status Siaga Perbatasan Usai Krisis Nepal Makin Memburuk

Selasa, 09 Sep 2025, 20:39 WIB

MOSKOW - India telah memberlakukan status siaga tinggi di wilayah perbatasan akibat kerusuhan di Nepal, lapor stasiun penyiaran India Today pada Selasa.

Wilayah Panitanki dan Bengal Barat yang berada di perbatasan antara India dan Nepal telah ditempatkan dalam status siaga tinggi di tengah kerusuhan yang terjadi di Kathmandu, menurut laporan stasiun penyiaran tersebut.

Ket. Foto: Bendera India — Sumber: AFP/Sajjad Hussain

Selain itu, satu pos polisi tambahan juga telah didirikan di perbatasan, lanjutnya.

Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemantauan terhadap pergerakan lintas batas dan perkembangan situasi, tambah stasiun penyiaran itu.

Akhir pekan lalu, otoritas Nepal melarang operasi sejumlah platform media sosial utama yang gagal mendaftar ke Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi dalam jangka waktu yang ditentukan. Media tersebut yakni Meta (jejaring sosial Facebook, Instagram, WhatsApp, Alphabet (YouTube), X, Reddit dan LinkedIn.

Pejabat senior dari Partai Komunis Nepal (Maoist Center), partai oposisi utama di Parlemen, Hit Raj Pandey menyebutkan bahwa keputusan tersebut tidak dapat diterima dan memperingatkan bahwa penutupan akses terhadap media sosial dapat menyebabkan kekacauan di negara tersebut.

Protes massal di Nepal itu sebagian besar melibatkan generasi muda, yang dijuluki media sebagai "Revolusi Gen Z".

Aksi unjuk rasa mulai berlangsung di Ibu Kota Nepal pada Senin (8/9) dan telah menyebar ke sejumlah kota besar di seluruh Nepal.

Menyusul protes masal yang menelan korban jiwa, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Nepal, Prithvi Subba Gurung mengatakan bahwa pemerintah telah mencabut keputusannya untuk melarang media sosial setelah dilakukan rapat kabinet darurat. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

  • nepal

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.