Berpotensi Melemah, Selasa 9 September

Selasa, 09 Sep 2025, 08:40 WIB

JAKARTA – Rupiah berpotensi kembali melemah terha­dap dollar AS dalam perdagangan, Selasa (9/9). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi kombinasi sentiment internal dan eksternal, terutama dinamika politik di dalam negeri dan sikap investor menantikan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). 

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi melihat dampak reshuffle kabi­net Merah Putih akan terasa pada pasar uang hari ini. “Re­shuffle kabinet ya terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani, ini berdampak negatif saat ini. Tetapi mungkin ya, di hari berikutnya walaupun melemah, tapi melemahnya tidak terlalu tajam,” tutur Ibrahim.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS da­lam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (9/9), ber­gerak melemah di kisaran 16.300-16.350 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Senin (8/9) sore, menguat sebesar 123 poin atau 0,75 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.310 rupiah per dollar AS.

Ibrahim menyatakan penguatan nilai tukar (kurs) ru­piah menguat dipengaruhi peluang kuat pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed). “Laporan ketenaga­kerjaan AS (Amerika Serikat) terbaru menunjukkan per­lambatan pertumbuhan lapangan kerja yang signifikan dan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,3 persen, mem­perkuat sentimen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis points (bps) pada pertemuan bulan September, dengan peluang tipis untuk penurunan yang le­bih substansial sebesar 50 basis points,” katanya dalam ke­terangan tertulis di Jakarta.

Mengutip Xinhua, AS hanya menambahkan 22 ribu pe­kerjaan di bulan Agustus 2025, jauh dibandingkan perkira­an yang sekitar 75 ribu. Selain itu, pekerjaan di bulan Juni justru direvisi menjadi turun atau kehilangan 13 ribu pe­kerjaan dibandingkan penambahan 14 ribu.

Tingkat pengangguran AS pada bulan Agustus meng­alami lonjakan jadi 4,3 persen, tertinggi dalam hampir em­pat tahun terakhir.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.