Argentina Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan Laga Tandang ke Ekuador
Selasa, 09 Sep 2025, 09:00 WIBGUAYAQUIL, EKUADOR â Argentina akan menutup perjalanan suksesdi kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tuan rumah Ekuador pada hari Rabu (10/9) pagi WIB. Kedua tim sudah memastikan tiket ke putaran final tahun depan, dengan Argentina kokoh di puncak klasemen sementara Ekuador bertengger di peringkat keempat.
Ekuador tampil impresif meski memulai kualifikasi dengan hukuman pengurangan tiga poin. Tim berjuluk El Tri itu mencatat tujuh kemenangan, delapan hasil imbang, dan hanya dua kekalahan dari 17 laga. Menariknya, delapan hasil imbang yang mereka raih berakhir tanpa gol, termasuk empat laga terakhir, menjadikan mereka salah satu tim dengan gaya permainan paling pragmatis.
Gol terakhir Ekuador tercipta pada bulan Maret lalu ketika Enner Valencia memborong dua gol ke gawang Venezuela. Setelah itu, lini depan mereka mandek total dalam empat pertandingan beruntun. Namun, di balik tumpulnya serangan, anak asuh Sebastian Beccacece patut berbangga karena memiliki pertahanan terbaik di zona CONMEBOL, hanya kebobolan lima gol dari 17 laga.
Ketangguhan lini belakang itu akan diuji habis-habisan oleh Argentina, tim paling produktif sepanjang kualifikasi dengan 31 gol. Ekuador juga berupaya memutus tren buruk karena terakhir kali menang di kandang atas Argentina terjadi pada Juni 2009 dengan skor 2-0.
Argentina sudah memastikan diri tampil di Piala Dunia sejak Maret lalu, namun laga terakhir di kandang melawan Venezuela pekan lalu menjadi momen emosional. Lionel Messi memainkan laga kompetitif terakhirnya di hadapan publik Buenos Aires. Sang megabintang tidak mengecewakan, mencetak dua gol ditambah satu gol Lautaro MartÃnez untuk membawa Argentina menang 3-0.
Kemenangan itu menegaskan dominasi tim asuhan Lionel Scaloni yang kini tak terkalahkan dalam enam laga kompetitif terakhir sejak kejutan kekalahan dari Paraguay pada bulan November 2024.
Secara keseluruhan, Argentina mencatat 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dari 17 laga kualifikasi. Mereka juga mengungguli Brasil sebagai tim tersubur, unggul tujuh gol dari rival abadi tersebut.
Dengan modal enam kemenangan dan dua hasil imbang dalam delapan pertemuan terakhir melawan Ekuador sejak Oktober 2015, Argentina jelas lebih diunggulkan. Scaloni diperkirakan akan tetap menurunkan skuad kompetitif demi menutup kualifikasi dengan kemenangan dan menjaga momentum menuju Piala Dunia 2026.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tsunami Mulai Hantam Pesisir Timur Laut Jepang Pasca Gempa 7,7 Magnitudo
-
Sabtu, SIM Keliling Siap Layani Warga Jakarta di Empat Lokasi
-
Anne Hathaway Menggila di Panggung, Intip Bocoran Film "Mother Mary" yang Siap Guncang Bioskop
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Norwegia dan Argentina Kuasai Puncak Grup I & J
-
Menbud Ungkap Banyak Film Indonesia Belum Dapat Kuota Layar Bioskop
-
Pakar Sebut Mendesaknya Reformasi Sistem demi Pemberantasan Korupsi
-
Sebentar Lagi Musim Kemarau, Warga Lebak Diingatkan untuk Jalankan PHBS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.