Universitas Pattimura Dukung Hilirisasi Sagu, Angkat Martabat Pangan Lokal Maluku

Senin, 08 Sep 2025, 18:30 WIB

Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menyiapkan sumber daya untuk mendukung inovasi pengolahan sagu sebagai bagian dari upaya hilirisasi pangan lokal Maluku.

“Sagu bukan sekadar pangan lokal, ia adalah identitas masyarakat Maluku yang sarat nilai historis, sosial, dan budaya. Karena itu, mengangkat sagu ke dalam kebijakan hilirisasi berarti mengangkat martabat masyarakat Maluku itu sendiri,” ujar Wakil Rektor Unpatti Dr Ruslan Tawari di Ambon, Senin.

Ket. Foto: Pekerja memperlihatkan endapan sagu — Sumber: Antara Foto

Upaya menyiapkan sumber daya tersebut diwujudkan melalui riset terapan yang mendorong diversifikasi produk sagu, mulai dari tepung, makanan modern, pakan ternak, hingga bioetanol.

Selain itu, Unpatti juga berfokus pada penguatan kapasitas petani dan pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan serta pendampingan agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

Dukungan infrastruktur kampus berupa laboratorium dan pusat riset pangan lokal juga dimanfaatkan untuk melahirkan inovasi produk, sementara kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dan dunia usaha dijalin guna memperluas akses pasar.

Bagi Unpatti, hilirisasi sagu bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi juga upaya melestarikan identitas budaya masyarakat Maluku yang diwariskan secara turun temurun, sekaligus menjadikannya sebagai kekuatan baru bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

Menurut dia, bila sagu diabaikan, maka identitas dan kearifan lokal masyarakat Maluku berisiko terkikis oleh modernitas yang tidak berpihak pada masyarakat.

Oleh sebab itu, Unpatti juga berkomitmen mengambil peran aktif melalui riset terapan, pengembangan inovasi produk berbasis sagu, serta penguatan kapasitas petani dan pelaku UMKM.

“Perguruan tinggi punya tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan hilirisasi bukan sekadar jargon politik, tetapi gerakan nyata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya menambahkan.

Ia berharap penguatan hilirisasi sagu dapat menjadikan pangan lokal ini tidak hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Redaktur: lukman

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.