Reshuffle Kabinet Prabowo: Sri Mulyani dan Budi Arie Setiadi Diganti, Apa Alasan dan Dampaknya?
Senin, 08 Sep 2025, 16:34 WIBJakarta -Â 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, menggantikan sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. Langkah ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat tersebut.
Alasan Reshuffle Sri Mulyani dan Budi Arie
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa reshuffle dilakukan atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Presiden Prabowo. Namun, alasan spesifik terkait penggantian Sri Mulyani dan Budi Arie belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
Dampak Penggantian Sri Mulyani
Sri Mulyani, yang telah menjabat sebagai Menteri Keuangan selama beberapa periode, dikenal karena perannya dalam reformasi perpajakan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Keputusannya untuk menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% mulai Januari 2025 sempat menuai kontroversi dan protes dari masyarakat. Selain itu, pada akhir Agustus 2025, kediamannya dilaporkan telah dirusak oleh massa yang tidak puas dengan kebijakan pemerintah.
Pasca-reshuffle, dampak terhadap perekonomian Indonesia masih perlu diamati, terutama terkait dengan kebijakan fiskal dan perpajakan yang akan diambil oleh penggantinya.
Tantangan bagi Budi Arie Setiadi
Budi Arie Setiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koperasi, juga digantikan dalam reshuffle kali ini. Sebagai Ketua Umum Pro-Jokowi (Projo), penggantian Budi Arie menandakan perubahan signifikan dalam struktur kabinet. Tantangan utama bagi penggantinya adalah memastikan keberlanjutan program-program pemberdayaan UMKM dan koperasi yang telah dijalankan sebelumnya.
- reshuffle kabinet
- Kebijakan Fiskal
- Budi Arie Setiadi
- evaluasi kinerja
- Kabinet Merah Putih
- Pemberdayaan UMKM
- Sri Mulyani
- Presiden Prabowo
- reshuffle 2025
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Pelayanan Uji Laboratorium Bahan Konstruksi di Tangerang
-
SPMB DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Disdik Sediakan Kuota 245 Ribu Kursi
-
Bansos Nenek Tukiyem Diganjal Anak Kades, Giliran Kades Diincar Wali Kota Bengkulu
-
Bappenas Harap Sekolah Unggul Garuda Berdiri di Papua Pegunungan
-
UEA Borong SDM RI: 500 Pekerja Hospitality Diburu, Ini Syarat Biar Nggak Kena Calo
-
Jadwal Lengkap Grebeg Suro Ponorogo 2026: Momentum Dongkrak Omzet UMKM Kreatif, Resmi Dibuka!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.