Menuju Olimpiade Los Angeles 2028, FPTI Fokus Pembinaan Atlet Muda

Minggu, 07 Sep 2025, 11:40 WIB

Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan organisasi tersebut telah membuat peta jalan (roadmap) pembinaan dan prestasi atlet yang berfokus menuju Olimpiade Los Angeles (LA) 2028.

Dia menjelaskan bahwa program yang dirancang difokuskan pada peningkatan prestasi nomor speed dan penguatan kemampuan di nomor lead serta boulder.

Ket. Foto: Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma (kedua kiri) memacu kecepatan bersama atlet panjat tebing Polandia Natalia Kalucka (kiri), atlet panjat tebing China Yu Mei Qin (kedua kanan) dan atlet panjat tebing Indonesia Rajiah Sallsabillah (kanan — Sumber: Antara Foto

"Nomor speed akan tetap menjadi andalan, tetapi kami juga sedang bekerja keras meningkatkan performa di lead dan boulder agar lebih kompetitif," kata Wahyu saat diwawancarai di Jakarta, Minggu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, target menengah adalah meraih medali sebanyak mungkin dalam penyelenggaraan Olimpiade terdekat.

Namun, pihaknya juga menyiapkan langkah untuk memastikan para atlet mampu menembus kualifikasi nomor lead dan boulder, agar Indonesia bisa menambah peluang lolos kualifikasi dan meraih prestasi maksimal di Olimpiade.

Pristiawan menambahkan, untuk mencapai target itu, keikutsertaan rutin dalam setiap kejuaraan dunia seperti setiap seri International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan.

Selain itu, pembinaan berkelanjutan di tingkat pusat dan penguatan di tingkat daerah juga terus digencarkan melalui kompetisi berjenjang, serta pembinaan usia dini.

FPTI, tambah dia, berkomitmen menjaga kesinambungan prestasi panjat tebing Indonesia mulai dari pembinaan akar rumput (grassroot) hingga level internasional.

Untuk itu, dibutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta guna mencapainya.

Sekum PP FPTI itu menyatakan, peta jalan pembinaan FPTI mendapat momentum penting setelah Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Saat itu, minat masyarakat terhadap olahraga panjat tebing meningkat signifikan. Euforia tersebut berlanjut hingga puncaknya saat Indonesia merebut medali emas Olimpiade Paris 2024 melalui Veddriq Leonardo dari nomor speed.

"Alhamdulillah, dua momentum besar itu bisa ditangkap dengan baik oleh seluruh pengurus FPTI di berbagai tingkatan, sehingga salah satu tolok ukurnya adalah banyak berdiri klub-klub yang melahirkan calon atlet potensial,".

Rutin ikuti kejuaraan dunia, kunci bentuk atlet panjat tebing andal

Pelatih tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir mengatakan rutin mengikuti kejuaraan dunia adalah bentuk pembinaan jangka panjang atlet cabang olahraga ini.

Dia menjelaskan, pelatih dan Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) sudah menyusun strategi jangka menengah dan panjang untuk meningkatkan kemampuan atlet guna mendongkrak prestasi.

"Mengikuti turnamen tingkat dunia menjadi kunci utama agar atlet tanah air terbiasa dengan atmosfer pertandingan kelas atas," kata Hendra saat diwawancarai dari Jakarta pada Jumat (6/9).

Dia menjelaskan, peta jalan yang sedang disusun mencakup partisipasi rutin pada turnamen-turnamen internasional, mulai dari kejuaraan dunia, piala dunia, hingga kawasan.

Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan dukungan pemerintah, yang dalam beberapa tahun terakhir telah banyak mendukung tim panjat tebing.

"Dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah dan swasta tentu akan lebih mempermudah perjuangan untuk pembangunan tim dan regenerasi ke depan," ujar dia.

Hendra menambahkan, dalam rencana ke depan, tim juga menargetkan peningkatan performa fisik dan teknik para atlet.

Program latihan disusun lebih spesifik, termasuk penguatan otot inti, daya tahan, serta kecepatan reaksi yang menjadi faktor penting dalam nomor speed, lead, maupun boulder.

Selain fisik, peningkatan teknik panjat ditekankan melalui variasi jalur latihan dan simulasi turnamen.

Setiap atlet harus punya fleksibilitas teknik sehingga beradaptasi dengan berbagai jalur di turnamen internasional, seperti pada nomor lead dan boulder.

Pembinaan berjenjang dari level akar rumput melalui klub-klub daerah maupun pengurus provinsi dari federasi, juga terus dipantau.

Hal itu penting, tambah dia, agar regenerasi dari berbagai daerah tumbuh dengan bagus, yang berujung pada banyaknya talent pool.

Dia optimistis peta jalan ini akan membawa Indonesia mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan panjat tebing dunia, sekaligus membuka peluang menambah medali SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara terkuat nomor speed. Nama-nama seperti Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Raharjati Nursamsa menguasai nomor speed dunia.

Sedangkan di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiahn Sallsabillah diperhitungkan dalam setiap International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Kabar Baik untuk Seniman Kepri! Kemenkum Dampingi Pencatatan Hak Cipta Karya Lagu dan Lukis

Jangan Diabaikan Catatan Sejarah Ini! Sesar Flores Beberapa Kali Hasilkan Gempa Dahsyat

Terobosan Baru! Pemkab Probolinggo dan IPB Berkolaborasi Wujudkan Pesantren Mandiri Pangan

Wisatawan Jangan Panik, Pemerintah Pastikan Labuan Bajo Aman Pascagempa

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

Darurat Pascagempa Flores! Evakuasi Warga Dipercepat demi Keselamatan

Penanganan Gempa NTT Dikebut! Pemerintah Pastikan Respons Bencana Terkoordinasi

Semoga Tidak Ada Jatuh Korban, Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Review dan Easter Eggs Trailer Avengers: Doomsday Special Look D23, Doctor Doom Bersekutu dengan Sentinel Jadi Ancaman Dunia

Aksi 'Mapalus' untuk Mencegah Stunting dan Meningkatkan SDM

Memeriahkan HUT RI dengan Lomba Bersama Warga Binaan Lapas Gorontalo

56 Tim ikut Meramaikan Kompetisi Basket 3X3 Hut RI di Bandara Sultan Hasanuddin

Menyambut HUT RI dengan Kerja Bakti Membersihkan Rumah Ibadah

Karnaval Budaya untuk Memperingati HUT RI di Distrik Kurik

Memanfaatkan Mobil Water Canon untuk Menyalurkan Air Bersih untuk Warga yang Terdampak kekeringan

Program BIAS Dapat Memperkuat Kekebalan Tubuh Anak

Persebaya Menang Tipis 1-0 atas Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo

Daftar 13 Atlet Panjat Tebing yang Akan Tampil di Asia Youth Championship di China

Logistik Negara Digerakkan: Bulog Salurkan Beras & Migor untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Angin Kencang Merusak Sejumlah Rumah Warga di Sigi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.