Program BIAS Dapat Memperkuat Kekebalan Tubuh Anak
Sabtu, 15 Agu 2026, 23:15 WIBTanjungpinang - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dapat memperkuat kekebalan tubuh anak melalui pemberian vaksin MR dan HPV di sekolah-sekolah.
"Vaksinasi pada usia sekolah sangat penting guna menjaga kekebalan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang Rustam saat dihubungi, Sabtu.
Rustam menyampaikan vaksin Measless Rubella (MR) diberikan untuk mempertahankan antibodi anak terhadap campak dan rubella saat mereka banyak berinteraksi di lingkungan sekolah.
Selain menjaga kekebalan tubuh, vaksinasi MR juga penting untuk mencegah komplikasi akibat campak. Penyakit tersebut dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti radang paru dan radang selaput otak.
"Pemberian vaksin MR menjadi penguat antibodi anak agar tetap tinggi saat mereka berinteraksi di sekolah. Selain itu, juga mencegah komplikasi berbahaya dan mencegah terjadinya wabah di lingkungan sekolah," ujar Rustam.
Sedangkan vaksin Human Papillomavirus (HPV), kata dia, diberikan kepada siswi sekolah dasar untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Pemberian vaksin tersebut dilakukan saat anak belum terpapar virus HPV, karena pada usia ini tubuh anak memiliki kesempatan membentuk antibodi dengan lebih baik dibanding saat mereka sudah dewasa.
"Imunisasi membantu membentuk kekebalan kelompok, karena semakin banyak anak yang memiliki kekebalan, risiko penularan di lingkungan sekolah dapat ditekan. Kondisi ini membantu melindungi anak yang tidak dapat menerima vaksin dampak kondisi kesehatan tertentu," ucapnya.
Rustam melanjutkan, program BIAS di Tanjungpinang menyasar siswa sekolah dasar hingga SMP sederajat, dengan pemberian vaksin sesuai kelompok usia. Sejak dilaksanakan mulai 3 Agustus 2026, hingga saat ini imunisasi telah menjangkau 24 dari 78 sekolah dasar (SD) yang menjadi sasaran.
Untuk tingkat SD, sambungnya, vaksinasi diberikan kepada siswa kelas satu melalui vaksin MR. Sementara siswa perempuan kelas lima mendapatkan vaksin HPV.
"Untuk tingkat SMP sederajat, BIAS menyasar 33 sekolah dengan sasaran siswa perempuan kelas sembilan," ungkap Rustam.
Dia menambahkan pelaksanaan BIAS saat ini dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah kerja masing-masing. Hingga 15 Agustus 2026, empat puskesmas telah melaksanakan kegiatan tersebut, yakni Puskesmas Sei Jang, Tanjung Unggat, Mekar Baru dan Tanjungpinang. Sementara empat puskesmas lainnya dijadwalkan melaksanakan BIAS setelah 18 Agustus 2026.
Ia berharap pelaksanaan imunisasi di sekolah dapat memberi perlindungan kepada anak sekaligus membangun kesadaran bahwa pencegahan penyakit perlu dilakukan sejak usia dini.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.