Putin Ancam akan Targetkan Pasukan Barat di Ukraina

Jumat, 05 Sep 2025, 20:15 WIB

MOSKWA - Presiden Russia, Vladimir Putin, pada Jumat (5/9) memperingatkan bahwa pasukan Barat yang dikerahkan ke Ukraina akan menjadi target "sah" bagi tentara Moskwa, sehari setelah sekutu Kyiv mengatakan mereka telah berkomitmen untuk menghadirkan pasukan jika terjadi kesepakatan damai.

Dua lusin negara, yang dipimpin oleh Prancis dan Inggris, pada hari Kamis (4/9) berjanji untuk bergabung dengan pasukan penjaga di darat, laut, dan udara untuk berpatroli dalam perjanjian apa pun untuk mengakhiri konflik, yang dilepaskan oleh Russia pada Februari 2022.

Ket. Foto: Presiden Russia, Vladimir Putin — Sumber: AFP/Alexander Kazakov

Puluhan ribu orang terbunuh dalam pertempuran tiga setengah tahun, yang telah memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan menghancurkan sebagian besar Ukraina timur dan selatan dalam konflik paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia II.

Kyiv mengatakan jaminan keamanan, yang didukung oleh pasukan Barat, sangat penting untuk perjanjian apa pun, untuk memastikan Russia tidak melancarkan kembali serangannya di masa mendatang.

"Jika ada pasukan yang muncul di sana, terutama saat ini selama pertempuran, kami berasumsi bahwa mereka akan menjadi target yang sah," kata Putin dalam sebuah forum ekonomi di Kota Vladivostok.

Ia menambahkan bahwa pengerahan pasukan semacam itu tidak kondusif bagi perdamaian jangka panjang dan mengatakan hubungan militer Ukraina yang lebih dekat dengan Barat merupakan salah satu dari apa yang disebutnya "akar penyebab" konflik tersebut.

Sekutu Ukraina belum mengungkapkan rincian spesifik mengenai rencana tersebut, termasuk berapa banyak pasukan yang akan dilibatkan dan bagaimana negara-negara tertentu akan berkontribusi.

"Saat ini ada 26 negara yang telah secara resmi berkomitmen—beberapa lainnya belum mengambil posisi—untuk mengerahkan pasukan sebagai 'pasukan penenang' di Ukraina, atau hadir di darat, laut, atau udara," ujar Presiden Prancis, Emmanuel Macron, kepada wartawan pada Kamis, berdiri di samping Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Zelensky memuji langkah tersebut: "Saya pikir hari ini, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ini adalah langkah konkret pertama yang serius."

“Pasukan tersebut tidak akan dikerahkan di garis depan, tetapi bertujuan untuk "mencegah agresi besar baru," kata Presiden Macron. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.