Tiongkok Pamerkan Rudal ICBM Baru hingga Senjata Laser dalam Parade Militer Besar-besaran di Beijing

Kamis, 04 Sep 2025, 10:22 WIB

BEIJING - Drone bawah air, rudal besar dan senjata laser memukau khalayak pada Rabu (3/9) dalam parade militer besar-besaran di Beijing, sebuah unjuk kekuatan bagi Tiongkok di tengah memanasnya ketegangan dengan Washington.

Para ahli militer mengamati dengan saksama acara yang dihadiri oleh beberapa pemimpin asing utama termasuk Presiden Russia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Ket. Foto: Rudal ICBM baru dipamerkan di parade militer Tiongkok, 3 September 2025. — Sumber: BBC

Dalam pidato menjelang parade untuk memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Jepang dalam Perang Dunia II, Presiden Xi Jinping memuji negaranya "tak terhentikan".

Perangkat keras militer terbaru negara itu kemudian meluncur melewati kerumunan orang yang bersorak-sorai di Lapangan Tiananmen di pusat Beijing sementara musik gembira menggema.

ICBM Jarak Jauh 

Dalam salah satu peningkatan penting pada teknologi militer Tiongkok, rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-5C diresmikan selama peristiwa hari Rabu.

Senjata nuklir berbahan bakar cair kolosal -- bagian dari seri rudal "Dongfeng" negara itu -- dipamerkan selama parade di atas bak datar kendaraan militer besar yang disamarkan.

Media Tiongkok, Global Times, mengatakan DF-5C mampu menyerang di mana saja di Bumi.

"Ia selalu berjaga-jaga untuk secara efektif menghalangi, mencegah perang melalui kekuatan, dan membantu menstabilkan dunia," katanya.

Drone Bawah Air 

Parade tersebut menampilkan dua kendaraan bawah air tak berawak berbentuk torpedo ekstra besar baru -- AJX002 dan HSU100 -- yang diangkut di atas truk panjang.

Yang pertama "mungkin merupakan desain pengintaian", menurut analis pertahanan Alex Luck.

"Yang terakhir lebih misterius tetapi dikatakan memiliki kemampuan menebar ranjau tanpa awak," katanya kepada AFP.

Meskipun Tiongkok masih tertinggal dari Amerika Serikat dalam hal kekuatan angkatan laut permukaan, menurut Naval News, Tiongkok memiliki program "kendaraan bawah air tak berawak ekstra besar" (XLUUV) terbesar di dunia -- dengan sedikitnya lima jenis yang sudah ada di air.

Rudal Supersonik 

Empat rudal antikapal baru, yang panjangnya beberapa meter dan dipasang di bagian belakang kendaraan, juga meluncur melewati Lapangan Tiananmen pada hari Rabu.

Pesawat-pesawat ini adalah YJ-15, YJ-17, YJ-19, dan YJ-20. "YJ" adalah singkatan dari "Ying Ji", yang berarti "serangan elang" dalam bahasa Mandarin.

Rudal-rudal tersebut dapat diluncurkan dari kapal atau pesawat dan dirancang untuk menimbulkan kerusakan kritis pada kapal-kapal besar. Model YJ-17, YJ-19, dan YJ-20 kemungkinan hipersonik, yang berarti mereka dapat terbang setidaknya lima kali kecepatan suara.

Senjata Laser 

Yang menimbulkan perbincangan besar menjelang parade adalah senjata ampuh yang disebut-sebut oleh salah satu akun X yang terkait dengan militer Tiongkok sebagai "sistem pertahanan udara laser terkuat di dunia".

Beberapa LY-1 -- alat besar berwarna putih dengan layar biru tua -- terlihat dibawa di atas kendaraan militer panjang pada hari Rabu.

"Kami pertama kali melihat konfigurasi ini tahun lalu sekitar bulan Agustus, tetapi belum ada gambar yang jelas," ujar Luck kepada AFP. LY-1 yang "berbasis kapal" "tampaknya sedang dalam pengujian lanjutan".

Yang juga sedang aktif dikembangkan oleh Amerika Serikat, apa yang disebut "senjata energi terarah" dapat menyebabkan kerusakan signifikan dengan presisi tinggi dan biaya per tembakan rendah.

Kendaraan Tak Berawak 

Selain drone bawah air, beberapa kendaraan tak berawak juga dipamerkan, termasuk kapal permukaan yang dapat digunakan dalam operasi militer maritim.

Drone permukaan dapat "secara opsional diawaki untuk menavigasi masuk dan keluar pelabuhan", dan kemungkinan ditujukan untuk perang ranjau -- khususnya pembersihan ranjau, kata Luck.

Beberapa pesawat tak berawak dan kendaraan darat juga dipamerkan selama parade hari Rabu, melengkapi berbagai kemampuan drone termasuk evakuasi, pergerakan barang dan amunisi, serta pengintaian.

Radar 

Teknologi radar peringatan dini menjadi sorotan utama, dengan beberapa perangkat deteksi besar diarak-arak di Tiananmen.

Di langit, pesawat yang dilengkapi radar meluncur di atas parade, memamerkan kemampuan pengawasan negara tersebut. 

Pesawat peringatan dini KJ-600 adalah yang pertama kali diperkenalkan ke publik.

KJ-600 dirancang untuk digunakan pada kapal induk dan diharapkan mulai beroperasi di kapal Fujian milik Tiongkok dalam beberapa bulan mendatang, menurut China Daily yang dikelola pemerintah.

  • Parade Militer China

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.