Dua JPO di Jakarta yang Terdampak Demo Ditarget Rampung dalam Sepekan

Rabu, 03 Sep 2025, 13:30 WIB

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/9). Pertemuan ini difokuskan pada koordinasi perbaikan sejumlah fasilitas publik yang mengalami kerusakan, sebagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga ibu kota.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan percepatan perbaikan terhadap sejumlah infrastruktur penting. Hal ini mencakup halte Transjakarta, stasiun MRT, hingga sarana penunjang jalan raya yang terdampak akibat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

“Dalam kesempatan ini, saya meminta bantuan kepada Kementerian PU, khususnya terkait Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Senen dan JPO di Polda, agar bisa dibantu perbaikannya oleh pemerintah pusat,” kata Pramono.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian ulang mengenai total kerugian yang ditimbulkan dari kerusakan fasilitas publik akibat demonstrasi.

“Dengan dua JPO tadi, ditambah beberapa CCTV di lapangan yang rusak, serta perbaikan 18 traffic light, maka total biaya kini mencapai Rp80 miliar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri PU RI Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk ikut memperbaiki fasilitas umum di Jakarta. Menurutnya, sesuai dengan arahan Presiden RI, Kementerian PU siap bergotong royong mendukung Pemprov DKI dalam upaya pemulihan infrastruktur.

“Dua JPO itu akan kami kerjakan secepatnya, dengan target bisa kembali fungsional dalam waktu kurang dari tujuh hari,” ujar Dody.

Menteri PU menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan alokasi dana cukup besar untuk mendukung perbaikan fasilitas umum di berbagai daerah di Indonesia. Anggaran tersebut disiapkan agar pemerintah dapat merespons cepat setiap kerusakan infrastruktur akibat bencana maupun kejadian sosial.

“Itu masih dalam pagu anggaran yang sudah dihitung sejak awal. Dari seluruh provinsi di Indonesia, kami menganggarkan sekitar Rp900 miliar, dan sebagian akan digunakan untuk memperbaiki dua JPO ini,” paparnya.

Selain fokus pada pemulihan JPO di Jakarta, Menteri PU menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keberlangsungan fasilitas publik. Ia menilai langkah sinergis ini merupakan kunci agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat berlangsung secara merata di seluruh Indonesia.

Gubernur Pramono pun menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga memperkuat sistem penanganan kerusakan fasilitas publik di masa mendatang.

Upaya perbaikan cepat terhadap fasilitas umum seperti halte, stasiun MRT, CCTV, traffic light, hingga JPO dinilai sangat penting bagi masyarakat Jakarta. Selain memengaruhi kenyamanan, keberfungsian sarana tersebut juga berkaitan langsung dengan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Dengan adanya perbaikan menyeluruh yang ditargetkan rampung dalam waktu singkat, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian PU optimistis masyarakat akan kembali menikmati fasilitas publik dengan lebih aman. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih modern, tertata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakatnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.