Langkah Unik Bupati Rejang Lebong Kembangkan Bunga Desa
Rabu, 03 Sep 2025, 00:23 WIBREJANG LEBONG â Apa itu bunga desa? Ini bukan gadis cantic di perdesaan atau bunga pada umumnya. Namun, bunga desa adalah program Bupati Rejang Lebong. Bengkulu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meluncurkan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) dengan sasaran 156 desa dan kelurahan.
"Program Bunga Desa ini menjadi sarana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Saya ingin mendengar aspirasi warga tanpa perantara, sekaligus memastikan layanan publik lebih dekat ke desa," kata Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri saat meluncurkan Program Bunga Desa di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Selasa.
Dia menjelaskan Program Bunga Desa tersebut menjadi sarana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, sehingga bisa mendengar aspirasi masyarakat secara langsung serta memberikan solusi lebih cepat. Menurut dia, selama ini komunikasi dirinya selaku kepala daerah dengan masyarakat telah dilakukan melalui layanan WhatsApp (WA) pribadinya yang aktif selama 24 jam.
"Laporan masyarakat yang disampaikan nomor WA langsung saya baca dan respon. Akan tetapi dengan adanya Program Bunga Desa ini semua OPD juga ikut serta sehingga bisa langsung menangani permasalahan yang ada di masyarakat," ucapnya.
Dalam kegiatan perdana yang dilaksanakan Pemkab Rejang Lebong ini, tambah dia, berbagai permasalahan disampaikan warga secara langsung, seperti kebutuhan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pengelolaan sampah.
Pelaksanaan Program Bunga Desa itu, lanjut dia, ditargetkan bisa terlaksana di 156 desa dan kelurahan dalam 15 kecamatan. Program ini dinilainya efektif dapat menyerap serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat desa/kelurahan.
Kepala Desa Air Bening Nusa Jaya Saputra menyampaikan apresiasi karena desanya dipilih sebagai lokasi perdana pelaksanaan Program Bunga Desa dan berharap program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada peluncuran Program Bunga Desa yang digulirkan Pemkab Rejang Lebong ini, selain dilakukan diskusi antara bupati dengan warga, juga diisi dengan pemberian santunan dan layanan langsung dari berbagai OPD.
Di sisi lain, Pemkab Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, juga mendukung program Kementerian Hukum dan HAM di wilayah kerja Lapas Kelas IIA Curup dengan melakukan penanaman 1.000 bibit kelapa. "Program ini sangat baik. Pemkab Rejang Lebong akan mendukung sepenuhnya agar berjalan dengan baik. Kita akan bantu menyediakan lahan yang sesuai untuk penanaman bibit kelapa," kata Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri saat menerima kunjungan kepala Lapas Kelas IIA Curup dan jajaran di Pemkab Rejang Lebong, Senin.
Dia menjelaskan program penanaman pohon kelapa oleh Kemenkumham tersebut sangat positif serta bermanfaat bagi masyarakat serta dapat menjaga kelestarian lingkungan.
Guna mendukung program ini dirinya, kata dia, langsung menghubungi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong Achmad Syafriansah untuk mengusulkan lahan milik Balai Benih Induk (BBI) di Desa Lubuk Kembang, Kecamatan Curup Utara dijadikan salah satu lokasi penanaman kelapa.
- Aspirasi Warga
- Bupati Rejang Lebong
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Ketua FPTI Bali, Putu Yudi Atmika: Penonton Piala Dunia Panjat Tebing di Bali Gratis
-
Tips Upgrade Ponsel Pintar Sesuai Kebutuhan
-
Persib Lolos! Ramon Tanque Jadi Pahlawan, Maung Bandung Kunci Juara Grup ACL Setelah Duel Menegangkan
-
Chris Hemsworth Siap Kembali sebagai Thor di Avengers: Doomsday, Tapi Isyaratkan Perpisahan dari MCU
-
KBRI Imbau WNI di Jepang Waspada Menyusul Gempa 7,5 Magnitudo
-
Bangka Belitung Fokus Pulihkan Mangrove: YKAN Hadirkan 7 Rencana Aksi Strategis
-
Alert dari KBRI: Risiko Konflik Nyata, Jangan Sampai WNI Jadi Korban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.