Bukittinggi Peduli: Bantuan Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

Rabu, 03 Sep 2025, 20:15 WIB

Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menyalurkan bantuan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) kepada masyarakat lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di halaman balai kota setempat, Rabu.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di  Bukittinggi, Rabu, mengatakan bantuan diberikan pada warga yang masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 dengan harapan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.

Ket. Foto: Pemkot Bukittinggi menyalurkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas dan lansia di Bukittinggi, Rabu (3/9/2025). — Sumber: Antara Foto

"Kami di pemerintah berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan masyarakat. Jika sesuai aturan berhak menerima bantuan maka harus dibantu. Kita harus berlaku adil. Namun, jika sudah mampu maka tidak lagi mendapatkan bantuan," katanya.

Dia menjelaskan bantuan sembako kali ini, khususnya beras diberikan kualitas terbaik, yaitu beras jenis kuruik kusuik. Kualitas beras yang mereka terima, berupa beras premium.

"Kita juga sudah sampaikan ke Bulog agar bantuan Bukittinggi diberikan beras kualitas premium," katanya.

Pemkot Bukittinggi juga akan mengajukan bantuan serupa pada 2026 dengan jumlah yang ditingkatkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi Syanji Ferdy mengatakan bantuan sembako ditujukan kepada penyandang disabilitas dan lansia yang sudah terdaftar dalam DTSEN.

Penerima bantuan telah melalui proses verifikasi oleh pekerja sosial masyarakat (PSM) dan dipastikan bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sembako dari Kementerian Sosial.

"Bantuan ini berasal dari APBD Kota Bukittinggi tahun 2025. Kami berharap ke depan, jumlahnya dapat ditingkatkan dengan dukungan ketua DPRD. Sebagian penerima tidak dapat hadir secara langsung karena keterbatasan fisik, sehingga diwakili oleh pihak keluarga," ujarnya.

Pemkot Bukittinggi menyalurkan bantuan sembako kepada lansia dan penyandang disabilitas dengan total nilai Rp320,2 juta.

Bantuan untuk lansia, tercatat 105 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima paket senilai Rp978.819 berisi beras 20 kilogram, kacang hijau 4 kilogram, minyak goreng 6 liter, sarden empat kaleng, serta susu empat kotak, dengan 65 paket sudah disalurkan di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Guguk Panjang, dan Mandiangin Koto Selayan.

Bantuan untuk penyandang disabilitas diberikan kepada 280 KPM di tiga kecamatan dengan nilai Rp777.200 per paket atau total Rp217,4 juta yang berisi beras 20 kilogram, gula 3 kilogram, minyak goreng 6 liter, sarden empat kaleng, dan 30 butir telur.

  • Sembako Bukittinggi

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.