Perluas Jaringan di ASEAN, Vietjet Buka Rute Ho Chi Minh City – Manila
Selasa, 02 Sep 2025, 18:25 WIBJAKARTA â Vietjet Aviation Joint Stock Company (HOSE: VJC) merilis laporan keuangan semester pertama 2025 setelah melalui proses audit, tidak hanya menunjukkan pertumbuhan signifikan tetapi juga menegaskan posisinya sebagai maskapai global yang berkembang pesat.
Didukung kekuatan finansial dan strategi pertumbuhan armada, maskapai asal Vietnam ini juga mengumumkan peluncuran rute penerbangan langsung terbaru antara Ho Chi Minh CityâManila guna menambah jangkauan konektivitasnya di Asia Tenggara.
Melalui keterangannya pada Selasa (2/9), Vietjet mengatakan, pada paruh pertama tahun 2025, Vietjet membukukan kinerja yang luar biasa. Pendapatan dari layanan angkutan udara mencapai 35,601 triliun VND (Dong Vetnam), sekitar 20,66 triliun rupiah, dengan laba sebelum pajak mendekati 1,6 triliun VND (sekitar 929 miliar rupiah), atau meningkat 37 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pendapatan konsolidasian tercatat sebesar 35,837 triliun VDN (sekitar 20,81 triliun rupiah), sedangkan laba sebelum pajak melampaui 1,651 triliun VND (sekitar 958 miliar rupiah). Hal ini merefleksikan lonjakan tahunan yang impresif sebesar 65 persen.
Dalam periode yang sama, Vietjet mengoperasikan lebih dari 79.000 penerbangan dan melayani 14,4 juta penumpang. Kondisi keuangan perusahaan terlihat tetap solid, tercermin dari likuiditas yang sehat serta total aset konsolidasi yang kini mencapai lebih dari 112 triliun VDN (sekitar 65,03 triliun rupiah).
Vietjet juga mencatatkan kemajuan signifikan dalam hal ekspansi armada serta perluasan kehadiran globalnya sepanjang paruh pertama tahun ini. Maskapai ini memesan tambahan 20 unit Airbus A330neo, sehingga total pesanan mencapai 40 pesawat dan menjadikan Vietjet sebagai pelanggan terbesar A330neo di dunia.
Pada ajang Paris Air Show 2025, Vietjet mencatat tonggak bersejarah dengan memesan 100 unit Airbus A321neo serta menambahkan 50 opsi pembelian. Kesepakatan ini menjadi yang terbesar di industri penerbangan global dan menempatkan Vietjet di jajaran 10 maskapai dengan pesanan pesawat terbanyak di dunia.
Selain itu, Vietjet dan Rolls-Royce menandatangani perjanjian pengadaan 40 mesin Trent 7000 untuk mendukung armada Airbus A330neo berbadan lebar yang telah beroperasi, sehingga jumlah total pesanan mesin tersebut kini mencapai 80 unit.
Di bidang infrastruktur, Vietjet resmi memulai pembangunan Pusat Pemeliharaan Teknis Pesawat di Bandara Internasional Long Thanh yang tengah dibangun saat ini. Fasilitas tersebut akan dilengkapi dengan Hangar 3 dan 4, yang mampu menangani hingga 10 pesawat secara bersamaan sesuai standar internasional.
Pada saat yang sama, maskapai ini juga meluncurkan layanan operasi darat mandiri di berbagai bandara utama untuk meningkatkan pengalaman penumpang, mengoptimalkan efisiensi operasional, serta memperkuat kualitas layanan secara keseluruhan.
Dalam upaya memperluas jaringan penerbangannya, Vietjet mengumumkan peluncuran layanan penerbangan langsung perdananya yang menyambungkan pusat ekonomi Vietnam, Ho Chi Minh City, dengan ibu kota Filipina, Manila.
Rute baru ini akan mulai beroperasi pada 22 November 2025 dengan frekuensi lima kali penerbangan pulang-pergi setiap minggunya, sehingga memberikan akses lebih luas ke salah satu koridor paling dinamis di Asia Tenggara bagi keperluan bisnis, perjalanan, maupun pertukaran budaya. Tiket untuk rute penerbangan terbaru ini telah tersedia dengan harga promo bagi para wisatawan.
Pembukaan rute ke Manila ini menjadi bagian dari langkah ekspansi Vietjet di kawasan Asia sepanjang 2025 yang mencakup peluncuran layanan penerbangan ke Tiongkok, India, Jepang, dan Singapura, serta sejumlah rute tambahan yang akan segera dibuka dalam waktu dekat. Pertumbuhan ini mencerminkan visi strategis Vietjet untuk memperkuat posisinya sebagai grup penerbangan multinasional sekaligus mempercepat ekspansi globalnya.
Saat ini, Vietjet mengoperasikan lebih dari 145 rute domestik dan internasional di kawasan Asia Pasifik yang menghubungkan Vietnam dengan berbagai destinasi di Indonesia maupun negara lain di Asia-Pasifik. Jaringan tersebut mencakup empat rute langsung, yaitu BaliâHo Chi Minh City, BaliâHanoi, JakartaâHo Chi Minh City, dan JakartaâHanoi, yang berperan penting dalam memperluas pertukaran antar masyarakat dan mendorong pertumbuhan pariwisata regional.
Vietjet juga menorehkan berbagai pencapaian sepanjang 2025. Maskapai ini dinobatkan sebagai âWorldâs Best Ultra Low-Cost Carrierâ oleh AirlineRatings dan secara konsisten masuk ke dalam daftar maskapai teraman di dunia.
Forbes Vietnam turut mengapresiasi kinerja Vietjet dengan menempatkannya pada peringkat lima besar perusahaan berpendapatan tertinggi tahun 2024, serta dalam daftar 50 perusahaan terdaftar terbaik pada 2025.
Berbekal fondasi keuangan yang kokoh, investasi pada armada modern, pengembangan proyek infrastruktur, serta jaringan internasional yang terus berkembang, Vietjet berada pada jalur tepat untuk melanjutkan momentum pertumbuhannya di paruh kedua 2025 dan seterusnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Terbang Bersama Vietjet Berpeluang Menang Hadiah Utama Emas 38 gram
-
Libur Panjang 2026, Vietjet Tambah 500 Penerbangan dan Siapkan 832.000 Kursi
-
Dilema Filipina: Antara Kebutuhan Energi dan Sanksi Barat terhadap Russia
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Kepala Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas oleh Serangan Udara Israel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.