Neraca Perdagangan Aceh Surplus 9,14 Juta Dolar AS Juli 2025

Senin, 01 Sep 2025, 21:47 WIB

Banda Aceh -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat neraca perdagangan luar negeri Aceh mengalami surplus 9,14 juta dolar AS pada Juli 2025, dengan nilai ekspor mencapai 61,35 juta dolar AS sedangkan nilai impor sebesar 52,22 juta dolar AS.

Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Tasdik Ilhamudin di Banda Aceh, Senin, menyebutkan komoditas utama yang diekspor pada Juli 2025 didominasi batubara, dengan dengan mencapai 39,20 juta dolar AS atau berkontribusi sekitar 70,16 persen terhadap total ekspor di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Ket. Foto: Suasana di kawasan Pelabuhan BPKS, Sabang (1/9) — Sumber: ANTARA/M Ifdhal

Di posisi kedua ditempati kopi dan rempah-rempah sebesar 6,42 juta dolar AS atau sekitar 11,49 persen diikuti oleh minyak mentah sebesar 5,48 juta dolar AS, kemudian diikuti oleh berbagai produk kimia sebesar 1,30 juta dolar AS dan bahan anyaman nabati dan produk nabati lainnya senilai 0,85 juta dolar AS

“Komoditas ekspor terdiri atas komoditas nonmigas senilai 55,88 juta dolar AS dan komoditas migas senilai 5,48 juta dolar AS. Nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan sebesar 25,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” katanya.

Ia mengatakan India menjadi mitra dagang terbesar ekspor Aceh dengan nilai mencapai 44,40 juta dolar AS atau sekitar 72,38 persen dari total pengiriman barang ke luar negeri bulan itu.

Sementara total impor Aceh selama Juli 2025 didominasi komoditas bahan bakar mineral/gas senilai 48,68 juta dolar AS, diikuti pupuk sebesar 2,71 juta dolar AS dan bahan kimia anorganik senilai 0,82 juta dolar AS.

Adapun negara asal impor terbesar adalah Qatar dan Amerika Serikat, masing-masing dengan nilai 25,11 juta dolar AS dan 23,57 juta dolar AS, yang sebagian besar berupa gas butana/propana.

Impor tersebut juga berasa dari Tiongkok dengan nilai impor sebesar 3,54 juta dolar AS, terutama untuk pupuk dan bahan kimia anorganik.

Pihaknya berharap trend tersebut dapat terus dipertahankan karena ikut berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan nilai tukar mata uang.

  • Neraca Perdagangan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.