Serangan Cepat Leo/Daniel Diuji Wakil Tuan Rumah di Perempat Final

Jumat, 15 Mei 2026, 06:23 WIB

JAKARTA - Dukungan suporter tuan rumah bakal menjadi tantangan berikutnya bagi ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di perempat final Thailand Open 2026, Jumat (15/5). Setelah melaju mulus hingga delapan besar, Leo/Daniel kini dituntut melewati tekanan pendukung tuan rumah saat menghadapi pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dalam perebutan tiket semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Modal positif dibawa pasangan Indonesia setelah menundukkan wakil Tiongkok Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dua gim langsung 21-16, 21-13 pada babak 16 besar di Bangkok, Kamis. Kemenangan itu memperlihatkan peningkatan performa Leo/Daniel yang mulai kembali menemukan pola permainan terbaik mereka.

Ket. Foto: Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bereaksi dalam pertandingan babak kedua Thailand Open 2026 melawan wakil China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi di Bangkok, Thailand, Kamis (14/5). — Sumber: ANTARA/HO-PBSI

Sejak awal pertandingan, Leo/Daniel tampil agresif dengan mengandalkan tempo cepat dan tekanan di depan net. Variasi serangan yang dibangun membuat pasangan Tiongkok kesulitan keluar dari tekanan. Meski lawan sempat memberikan perlawanan pada gim pertama, pasangan Indonesia tetap mampu menjaga kendali permainan.

Keunggulan 21-16 pada gim pembuka menjadi pijakan penting bagi Leo/Daniel untuk tampil lebih percaya diri di gim kedua. Mereka semakin dominan lewat permainan menyerang yang rapat dan minim kesalahan sendiri hingga akhirnya menutup laga dengan skor 21-13.

Leo mengakui permainan mereka memang belum sepenuhnya padu. Namun, kemenangan tersebut menjadi sinyal positif menjelang duel penting menghadapi pasangan tuan rumah.

“Syukur bisa lolos ke perempat final. Walaupun sudah pernah pasangan, sekarang tetap masih ada kagoknya. Kemenangan ini jadi modal untuk lawan ganda Thailand, ” ujar Leo seusai pertandingan.

Menghadapi pasangan Thailand, Leo menilai kunci pertandingan terletak pada keberanian mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Menurut dia, tekanan dari dukungan penonton tuan rumah harus dijawab dengan permainan agresif dan disiplin.

“Di perempat final harus langsung menyerang terlebih dahulu dan tidak mudah mati sendiri,” sambungnya. Daniel pun melihat perkembangan permainan mereka dibanding laga pembuka. Ia menilai komunikasi dan pola serangan mulai lebih rapi, meski masih ada beberapa detail yang perlu diperbaiki.

Menurut Daniel, faktor kebugaran akan sangat menentukan pada laga perempat final yang diperkirakan berlangsung dalam tempo cepat. Karena itu, pemulihan fisik menjadi fokus utama sebelum kembali bertanding.

“Untuk pertandingan harus jaga kondisi fisik. Pola makan dan pola istirahatnya harus teratur,” ujar Daniel. Thailand Open 2026 menjadi ajang penting bagi Daniel untuk kembali menemukan ritme kompetisi internasional setelah sempat menepi akibat cedera. Sebelumnya, Leo/Daniel juga tampil meyakinkan saat menghancurkan pasangan Taiwan Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng 21-9, 21-8 pada babak pertama.

Sementara dari sektor ganda putri, pasangan muda Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine turut memastikan langkah ke perempat final usai menyingkirkan wakil Tiongkok Luo Yi/Wang Ting Ge 25-23, 21-13.

Di babak delapan besar, Hira/Jani akan menghadapi pasangan Jepang Kie Nakanishi/Rin Iwanaga. ben/G-1

  • Thailand Open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.