Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Setop Siaran Radio Propaganda ke Korut sebagai Upaya Rekonsiliasi

28 Senin, 01 Sep 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Korsel Setop Siaran Radio Propaganda ke Korut sebagai Upaya Rekonsiliasi Korsel Setop Siaran Radio Propaganda ke Korut sebagai Upaya Rekonsiliasi Doc: AFP
Ket. Korea Selatan telah menyingkirkan beberapa pembicara propagandanya pada tahun 2004

SEOUL - Korea Selatan telah menghentikan penyiaran program radio propaganda ke Korea Utara, kata kementerian pertahanan Senin (1/9), karena Korea Selatan berupaya memperbaiki hubungan yang tegang dengan Korea Utara.

Yonhap melaporkan, langkah tersebut merupakan langkah rekonsiliasi terbaru dari Seoul, Presiden Lee Jae Myung berjanji memulihkan hubungan antar-Korea dan melanjutkan dialog dengan Pyongyang.

"Kementerian Pertahanan telah menghentikan siaran 'Voice of Freedom' sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan militer antar-Korea," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pemberitahuan kepada wartawan.

Korea Selatan telah menyiarkan siaran K-pop dan berita ke Korea Utara melalui program radio. Tahun lalu, program tersebut menyiarkan berita tentang pengerahan pasukan Korea Utara ke Russia untuk mendukung perangnya melawan Ukraina.

Kementerian dilaporkan menghentikan siaran sejak pagi hari, menandai penghentian pertama program radio tersebut dalam 15 tahun. Korea Selatan melanjutkan program radio tersebut pada Mei 2010, menyusul serangan mematikan Korea Utara terhadap kapal korvet angkatan laut Korea Selatan, Cheonan.

Sejak menjabat pada bulan Juni, Lee telah memerintahkan militer untuk menghentikan siaran propaganda di sepanjang perbatasan dengan Korea Utara dan mendesak para aktivis untuk berhenti mengirim balon melintasi perbatasan, dalam upaya untuk mengurangi ketegangan.

Badan Intelijen Nasional juga telah menghentikan semua siarannya yang telah berlangsung puluhan tahun yang menargetkan rezim Korea Utara pada bulan Juli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Pemprov Antisipasi Kegagala...

Jaminan Kesehatan, Pengelolaan Peserta JKN Terus Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaminan Kesehatan, Pengelol...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Pangkas Ta...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.