Indonesia dan Taiwan Sepakati Kerja Sama Pertanian Hadapi Perubahan Iklim dan Ketahanan Pangan
Senin, 01 Sep 2025, 18:15 WIBJAKARTA â Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menegaskan bahwa Taiwan dan Indonesia telah memperbarui komitmen bersama untuk mengembangkan bakat pertanian serta memastikan pasokan pangan berkelanjutan di tengah ancaman perubahan iklim. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan konsultasi kerja sama pertanian yang melibatkan Kementerian Pertanian Taiwan dan Kementerian Pertanian Indonesia pada Kamis lalu.
Pertemuan ini berfokus pada tantangan serius yang ditimbulkan perubahan iklim terhadap ketahanan pangan global, termasuk dampaknya terhadap produksi pertanian di kawasan Asia. Kedua pihak menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas negara untuk mencari solusi dalam menjaga keberlanjutan pasokan pangan.
Dalam pembahasan tersebut, Taiwan dan Indonesia sepakat melanjutkan program pengembangan talenta pertanian sekaligus memperluas kolaborasi di bidang teknologi pertanian. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan menjamin distribusi pangan tetap stabil meski menghadapi tekanan perubahan iklim.
Risalah resmi hasil pertemuan ditandatangani oleh perwakilan Taiwan untuk Indonesia, Bruce Hung, serta perwakilan Indonesia untuk Taiwan, Arif Sulistiyo. Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan kerja sama bilateral di sektor pertanian antara kedua negara.
Sebagai bagian dari rangkaian agenda, delegasi Indonesia melakukan kunjungan ke pabrik pangan di wilayah Yilan dan Changhua pada Jumat dan Sabtu. Selain itu, mereka juga meninjau langsung aktivitas para petani muda asal Indonesia yang tengah menjalani program magang pertanian di kedua wilayah tersebut.
MOFA menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pertemuan konsultasi ini dan berharap kerja sama substantif antara Taiwan dan Indonesia terus diperluas, khususnya di bidang keamanan pangan. Kementerian tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk menciptakan situasi saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Ke depan, Taiwan dan Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya memperkuat kerja sama teknis, tetapi juga memperluas bidang kolaborasi pertanian yang mencakup riset, inovasi teknologi, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Langkah ini dipandang sebagai strategi penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian di tengah dinamika global.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Iran Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Perkuat Daya Tahan Ekonomi Hadapi Tekanan Global
-
KOTA Malang Was-was Keberadaan Minyakita
-
Hotel Mataram Usul Relaksasi Pajak Demi Pulihkan Industri Pariwisata
-
Iran "Tutup Pintu" Dialog! Tolak Mentah-mentah Perundingan Putaran Kedua dengan AS
-
Anak Perlu Pengalaman Nyata untuk Membangun Kecerdasan Interpersonal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.