Helikopter dengan 8 Penumpang Hilang Kontak di Tanah Bumbu

Senin, 01 Sep 2025, 15:52 WIB

JAKARTA – Saat ini tengah dilakukan pencarian besar-besaran dari apparat, petugas, dan masyarakat atas helicopter yang hilang kontak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

Basarnas Banjarmasin menerima laporan bahwa helikopter milik Estindo Air tipe BK117 D3 yang hilang kontak di Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mengangkut delapan penumpang.

Ket. Foto: upaya pencarian heli — Sumber: ist

“Helikopter dalam penerbangan dari Kotabaru, Provinsi Kalsel menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin I Putu Sudayana melalui video yang diterima di Banjarmasin, Senin. Putu menjelaskan helikopter lepas landas dari Bandara Gusti Sjamsir Alam, Kotabaru sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.

Namun, kontak terakhir tercatat pukul 08.54 WITA sebelum pesawat tidak lagi dapat dihubungi AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan, maupun Palangka Raya. “Laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA,” ujar Putu. Putu mengungkapkan helikopter tersebut terdapat delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang.

Titik hilang kontak dipetakan berada di sekitar Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada koordinat yang telah ditentukan tim pencarian. Saat ini, Basarnas Banjarmasin berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Danlanud Syamsudin Noor, BPBD Provinsi, manajemen Estindo Air, Kapolda Kalimantan Tengah, dan Direktur Polair Polda Kalimantan Tengah.

Untuk pencarian, unsur udara yang dikerahkan, yakni satu helikopter milik Direktorat Polairud Polri dari Kalimantan Tengah serta satu unit pesawat BNPB dari Bandara Syamsudin Noor. Selain itu, tim darat dari Kantor SAR Banjarmasin juga diberangkatkan menuju titik terakhir hilangnya kontak. “Upaya pencarian dan evakuasi masih terus dilaksanakan melalui jalur udara maupun darat,” ujar Putu.

Pencarian

Sebanyak 16 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian helikopter yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Kepala Siaga SAR Batulicin Abdul Aziz di Batulicin, Senin, menyebutkan tim terdiri dari empat personel SAR dan 12 personel Brimob yang dikerahkan sejak pagi.

Ia menjelaskan laporan awal menyebutkan helikopter jenis PK-RGH milik operator Eastindo hilang kontak saat terbang dari Bandar Udara WAOK menuju WAGG pada ketinggian 3.000 kaki. Helikopter lepas landas pukul 00.46 UTC atau 07.46 WIB dengan perkiraan tiba pukul 02.15 UTC atau 09.15 WIB.

Namun, kontak terakhir tercatat pukul 00.54 UTC atau 07.54 WIB, sekitar 10 menit setelah lepas landas atau pada posisi 10 nautical mile dari WAOK. “Pesawat dilaporkan hilang kontak di ketinggian 3.000 kaki, dan saat ini kami perkirakan berada di kawasan pegunungan Kecamatan Mentewe,” kata Aziz.

Ia mengungkapkan kendala utama pencarian di lapangan adalah minimnya sinyal komunikasi sehingga tim hanya mengandalkan radio. Untuk sementara, titik kumpul pencarian dipusatkan di KM 51 rest area Mentewe, sebelum tim menyebar menuju lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuh helikopter tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.