Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Solok Dapat Kucuran Dana APBN Rp23 Miliar untuk Bangun Jalan Lembah Gumanti

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Solok Dapat Kucuran Dana APBN Rp23 Miliar untuk Bangun Jalan Lembah Gumanti Doc: Antara Foto
Ket. Kadis PUPR Kabupaten Solok Evia Vivi Fortuna saat mengikuti penilaian usulan rencana kegiatan dan fisik bidang konektivitas subbidang jalan TA 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat kembali memperoleh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp23 miliar untuk pembangunan jalan koridor Kecamatan Lembah Gumanti kabupaten setempat.

"Alhamdulillah melalui perjuangan gigih dan konsisten yang dilakukan kita lakukan bersama jajaran terkait, Kabupaten Solok ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas Penanganan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Konektivitas Subbidang Jalan Tematik Kawasan Produksi Pangan Nasional (KPPN)  2026," kata Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Minggu.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Solok termasuk ke dalam salah satu dari 20 daerah yang mendapatkan DAK KPPN di Indonesia.

Penetapan ini merupakan kelanjutan dari usulan DAK  2025, yang sempat terdampak efisiensi akibat diberlakukannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Informasi tersebut terungkap dalam kegiatan Penilaian Usulan DAK Fisik Bidang Konektivitas Subbidang Jalan yang berlangsung pada 26 –29 Agustus 2025 di Serpong, Banten, dan secara resmi disampaikan pada sesi Kamis, 28 Agustus 2025.

Adapun yang menjadi koridor ruas jalan yang akan ditangani adalah Kawasan Produksi Pangan Nasional Kecamatan Lembah Gumanti, yang merupakan salah satu wilayah unggulan hortikultura di Sumatera Barat.

Lembah Gumanti dikenal sebagai pusat produksi bawang merah dan cabai merah, komoditas vital dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan pangan.

Tahun ini, Pemkab Solok mengusulkan anggaran sebesar Rp23 miliar, meningkat dari usulan tahun sebelumnya yang sebesar Rp21 miliar. Peningkatan ini didasarkan pada penyesuaian harga satuan dan revisi desain teknis di lapangan.

Usulan telah di-input melalui aplikasi resmi KRISNA DAK Bappenas, dan saat ini sedang menunggu alokasi final dari Kementerian Keuangan.

Pemerintah Kabupaten Solok turut serta dalam pembahasan teknis dan verifikasi bersama tim dari Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) Kementerian PUPR dan Bappenas, yang diwakili oleh Kepala Dinas PUPR Evia Vivi Fortuna, didampingi pejabat teknis Endang Distianna Harida, Silvi Pebriani, serta Revi Puspita.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama antara pemerintah Kabupaten Solok dan kementerian terkait sebagai dasar untuk penyusunan Rencana Kegiatan (RK) DAK 2026 yang direncanakan akan berlangsung antara Oktober hingga Desember 2025 di Jakarta.

Adapun lima ruas jalan strategis yang diusulkan dalam DAK Fisik Bidang Konektivitas Subbidang Jalan Tahun 2026 meliputi Jalan Bukit Barampuang – Taratak Galundi dengan volume penanganan 1.22 Km dengan estimasi anggaran Rp3.929.962.820.

Kedua, Jalan Convention Hall – Taratak Galundi dengan volume penanganan 0.7 Km dengan estimasi anggaran Rp2.046.891.000. Jalan Usak – Alahan Panjang dengan volume penanganan 0.90 Km dengan estimasi anggaran Rp3.200.620.000.

Jalan Simpang Batu Bagiriak – Galagah dengan volume penanganan 3.597 Km estimasi anggaran Rp9.698.329.000 dan Jalan Taratak Pauh – Simpang Tanjung Nan IV dengan volume penanganan 1.64 Km estimasi anggaran Rp4.744.372.000,-

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.