Gerakan Pangan Murah Banten Dimulai: Andra Soni Berikan Solusi Akses Pangan Terjangkau di 58 Kecamatan

Minggu, 31 Agu 2025, 00:40 WIB

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 58 kecamatan di Provinsi Banten untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Alhamdulillah masyarakat menyambut antusias. Diharapkan GPM ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Andra Soni usai membuka GPM secara virtual dari Kantor Kecamatan Kasemen Kota Serang, Sabtu.

Ket. Foto: Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam pembukaan GPM — Sumber: Antara Foto

Ia menjelaskan total penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada GPM di Provinsi Banten mencapai 85 ton.

Bahan pokok yang tersedia meliputi beras, tepung terigu, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, gula pasir, hingga buah alpukat.

Untuk harga, beras SPHP dijual Rp57 ribu per 5 kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, telur Rp25.500 per kg, gula pasir Rp17 ribu per kg, bawang merah Rp30 ribu per kg, bawang putih Rp32 ribu per kg, cabai merah keriting Rp38 ribu per kg, cabai rawit Rp30 ribu per kg, dan beras premium Rp75 ribu per 5 kg.


Andra menegaskan GPM menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus pengendalian inflasi daerah.

“Gerakan pangan murah ini bukan hanya untuk ketersediaan, tapi juga kestabilan harga,” ujarnya.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga harga pangan tetap stabil. “Tujuannya agar harga pangan tetap terkendali,” ujarnya.

Dalam pembukaan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pangan adalah aspek penting dalam kemerdekaan bangsa.

“Merdeka bukan hanya dari penjajahan, tapi juga merdeka dalam memenuhi pangan,” katanya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menambahkan, saat ini terdapat 17 regulasi sektor pangan untuk mendukung swasembada.

“Mulai dari pupuk, irigasi, optimalisasi lahan, hingga pencetakan sawah,” ujarnya.

Kepala Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani melaporkan penyaluran beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

“Penyaluran sudah mencapai 290,16 ton atau 19,3 persen dari target. Untuk Gerakan Pangan Murah ini, 43.665 ton sudah diambil dari Bulog,”.

  • Gerakan Pangan Murah 2025

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.