Banjir Besar Tewaskan 30 Orang di Punjab Pakistan, 2.000 Desa Terendam

Minggu, 31 Agu 2025, 07:25 WIB

KARACHI - Jumlah korban tewas akibat banjir besar di Provinsi Punjab, timur laut Pakistan, meningkat menjadi 30 orang dalam tiga hari terakhir.

Otoritas setempat melakukan pelubangan tanggul secara terkontrol untuk mencegah banjir besar merendam kota-kota besar, kata seorang menteri, Sabtu (30/8).

Ket. Foto: Desa-desa terendam di provinsi Punjab, Pakistan, Kamis setelah tiga sungai utama—Ravi, Sutlej, dan Chenab—meluap untuk pertama kalinya dalam 38 tahun, mengakibatkan hampir 250.000 orang mengungsi dan berdampak pada 1,2 juta orang — Sumber: AFP

Tim penyelamat yang didukung pasukan militer mengevakuasi ribuan warga yang terjebak di wilayah terdampak, sementara arus banjir besar bergerak ke selatan menuju Sungai Indus.

Menteri Senior Punjab Marriyum Aurangzeb mengatakan kepada wartawan di ibu kota provinsi Lahore bahwa hampir setengah juta orang telah dievakuasi dari berbagai distrik.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah 78 tahun Pakistan, tiga sungai di timur — Chenab, Ravi, dan Sutlej — meluap secara bersamaan, sehingga merendam lebih dari 2.000 desa dan berdampak pada lebih dari 1,5 juta orang.

Aurangzeb menambahkan, sekitar 500 posko pengungsian telah didirikan di seluruh provinsi untuk menampung warga terdampak.

Rekaman yang ditayangkan stasiun televisi lokal Geo News memperlihatkan tim penyelamat mengevakuasi warga yang berlindung di atap rumah bahkan di atas pohon di Distrik Kasur. Rekaman lain menunjukkan petugas menggunakan pengeras suara meminta penduduk di bantaran sungai dan daerah rendah segera mengungsi.

Di Multan, yang diperkirakan akan diterjang banjir pada Minggu (31/8), pemerintah daerah menargetkan memindahkan 300 ribu penduduk ke lokasi yang lebih aman pada Sabtu malam.

Sementara itu, otoritas di Provinsi Sindh, Pakistan selatan, mengimbau warga yang tinggal di hilir sungai agar bersiap menghadapi evakuasi wajib karena Sungai Indus diperkirakan akan mencapai level banjir besar pekan depan.

“Kami telah menempatkan warga dan otoritas dalam kondisi siaga tinggi karena banjir dari tiga sungai itu mengalir menuju Sungai Indus,” kata Menteri Provinsi Jam Khan Shoro yang mengawasi jalannya operasi bantuan di Sindh.

Banjir kali ini disebut sebagai yang terburuk setelah bencana serupa pada 2022 yang merendam sepertiga wilayah Pakistan, menewaskan lebih dari 1.700 orang, dan menyebabkan kerugian infrastruktur hingga 32 miliar dolar AS (sekitar Rp525,9 triliun), menurut data pemerintah.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.