Pakar UMY: Proses Hukum Kasus Ojol Terlindas Rantis Brimob Harus Transparan

Jumat, 29 Agu 2025, 14:30 WIB

YOGYAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Biantara Albab, menegaskan bahwa penanganan kasus tewasnya pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob harus dilakukan secara transparan dan imparsial.

“Pemerintah harus membuka seluruh proses hukum dari awal hingga akhir secara terang benderang kepada publik. Penanganan perkara tidak boleh berpihak atau melindungi aparat hanya karena statusnya sebagai bagian dari institusi negara. Akses terhadap keadilan bagi korban maupun keluarga juga harus dijamin, baik dari sisi hukum maupun sosial,” ujar Biantara di Yogyakarta, Jumat (29/8).

Ket. Foto: — Sumber: dok. Antara

Ia menekankan bahwa prinsip *equality before the law* atau persamaan di hadapan hukum wajib menjadi pijakan utama. Proses hukum, kata dia, tidak boleh berhenti sebatas sanksi etik kepolisian, tetapi juga harus masuk ranah pidana agar mampu menjawab rasa keadilan masyarakat.

Menurut Biantara, peristiwa ini menyentuh aspek fundamental negara hukum sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 Ayat (3) UUD 1945, bahwa Indonesia adalah negara hukum. Dengan demikian, tidak ada satu pun pihak, baik rakyat maupun penguasa, yang boleh bertindak di luar koridor hukum.

“Harapan saya, penanganan kasus ini tidak sebatas pada pelanggaran kode etik, tetapi juga diproses secara pidana. Apakah masuk kategori pembunuhan, kelalaian, atau pasal lainnya, yang penting jangan berhenti di ranah profesi kepolisian. Penegakan hukum harus mampu menjawab rasa keadilan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa negara berkewajiban melindungi warga tanpa pandang bulu. “Prinsip keadilan dan perlindungan warga negara harus dijunjung tinggi. Setiap orang setara di depan hukum, sehingga tidak boleh ada perbedaan perlakuan antara aparat dengan masyarakat biasa,” ujarnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (28/8) malam, usai aparat kepolisian memukul mundur massa aksi yang berunjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Jakarta. Kericuhan kemudian merembet ke sejumlah kawasan, mulai dari Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan, lokasi di mana insiden ojol terlindas rantis Brimob diduga terjadi.

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, menyampaikan pada Jumat dini hari bahwa terdapat tujuh personel Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis tersebut. Ketujuhnya kini masih dalam proses pemeriksaan.

  • UMY
  • Kematian Driver Ojol

Redaktur: Eko S

Penulis: Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.