Lima Hal yang Patut Dicermati Saat F1 Kembali ke Zandvoort

Jumat, 29 Agu 2025, 08:45 WIB

ZANDVOORT, BELANDA – Setelah hampir sebulan libur musim panas, Formula 1 kembali digelar. Para pembalap, tim, dan ribuan penggemar siap memenuhi sirkuit pantai Zandvoort untuk menyaksikan Grand Prix Belanda, Minggu (31/8).

Dengan 10 seri tersisa, perebutan gelar juara dunia semakin panas. Dua bintang muda McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, hanya dipisahkan sembilan poin di klasemen sementara.

Ket. Foto: Ilustrasi balapan Formula 1 GP Belanda. — Sumber: AFP

Berikut lima cerita utama yang akan mewarnai akhir pekan ini:

1. Dominasi “Papaya Rules” McLaren

Musim ini McLaren tampil dominan, dan Norris datang dengan modal manis setelah menjuarai GP Belanda tahun lalu. Piastri pun tak kalah berbahaya.

Kedua pembalap diberi kebebasan saling bersaing di bawah aturan sederhana tim yang dijuluki “papaya rules”, asal jangan saling tabrakan. Namun, skenario terburuk sempat terjadi di GP Kanada, ketika keduanya bersenggolan.

Publik kini menunggu, apakah McLaren akan tetap netral atau mulai mengutamakan salah satu pembalap demi gelar dunia. Untuk sementara, hubungan keduanya masih baik, tapi sejarah F1 menunjukkan bahwa persaingan internal bisa cepat meruncing.

2. Max Verstappen, Tuan Rumah dalam Tekanan

Biasanya datang sebagai favorit, kali ini Max Verstappen justru harus realistis. Sang juara dunia bertahan diperkirakan kesulitan bersaing merebut podium teratas.

Tahun lalu, Verstappen menjalani akhir pekan buruk di Zandvoort: spin saat latihan, kalah pole dari Norris, dan akhirnya finis lebih dari 22 detik di belakang pemenang. Bahkan, ia sempat diejek Norris yang menirukan selebrasi khasnya lewat radio tim.

Dengan ribuan “orange army” mendukung, Verstappen tentu berharap bisa membalik keadaan dengan performa ajaib di rumah sendiri.

3. Hamilton dan “Blues” di Ferrari

Performa Lewis Hamilton juga menjadi sorotan. Di GP Hungaria lalu, juara dunia tujuh kali itu menyebut dirinya “sama sekali tidak berguna” dan bahkan menyarankan Ferrari mencari pembalap lain.

Pada usia 40 tahun, tekanan besar setelah pindah dari Mercedes ke Ferrari mulai dipertanyakan, apakah akan mendorongnya mendekati pensiun. Namun, tim prinsipal Fred Vasseur masih memberi dukungan penuh.

Apakah jeda musim panas cukup untuk mengembalikan energi Hamilton? Zandvoort bisa jadi panggung penentu.

4. Rumor Bursa Transfer (Mercato)

Setiap jeda musim panas, gosip transfer selalu mengiringi paddock. Kontrak George Russell bersama Mercedes menjadi bahan perbincangan hangat karena akan habis musim ini.

Russell menegaskan perpanjangan hanya soal waktu, namun tanpa kepastian resmi, spekulasi tak terbendung. Sementara itu, Verstappen memastikan bertahan di Red Bull sebelum jeda, memberi stabilitas di tengah banyaknya perubahan regulasi musim depan.

5. Atmosfer Zany Zandvoort

Sirkuit yang terletak di tepi pantai Laut Utara ini terkenal dengan dua hal: pasukan suporter “oranye” dan cuacanya yang sulit diprediksi.

Tahun lalu, sesi latihan dihantam hujan deras yang menyebabkan insiden keras, termasuk kecelakaan hebat Logan Sargeant yang hampir menghancurkan mobil Williams-nya.

Akhir pekan ini prakiraan cuaca juga memprediksi hujan, sesuatu yang justru bisa menguntungkan Verstappen, dikenal piawai di lintasan basah.

Namun, atmosfer GP Belanda tahun ini akan terasa lebih spesial: balapan pada hari Minggu ini adalah edisi kedua terakhir sebelum Zandvoort resmi hilang dari kalender F1.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.