Suporter PSIM–Persib Sepakat Damai, Polresta Yogyakarta Tegaskan Kearifan Lokal
Kamis, 28 Agu 2025, 20:35 WIBYogyakarta â Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta memfasilitasi pertemuan suporter PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung untuk menyepakati penyelesaian damai usai kericuhan di Kota Yogyakarta pada Minggu (24/8). Pertemuan berlangsung di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (27/8), dengan menghadirkan perwakilan Brajamusti dan The Maident (suporter PSIM) serta Viking, Bobotoh, dan Ultras (suporter Persib).
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan pertemuan ini penting agar konflik tidak berkembang lebih jauh. âDengan adanya kejadian kemarin, kita mengharapkan permasalahan ini tidak berkembang dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kita di Yogyakarta memang mengedepankan kearifan lokal,â ujarnya.
Kericuhan suporter sebelumnya dipicu insiden bus rombongan suporter asal Bandung yang menyerempet salah seorang suporter PSIM di kawasan simpang empat Pingit. Meski insiden itu telah diselesaikan dengan perdamaian dan ganti rugi, informasi simpang siur di media sosial memicu gesekan di titik lain, termasuk Ngabean dan Stasiun Lempuyangan.
Kapolresta menegaskan perlunya kepatuhan terhadap aturan operator liga yang melarang kehadiran suporter tim tamu di laga tandang. âPertandingan away, tidak boleh ada suporter yang datang. Ini yang perlu dipedomani agar jangan terulang kembali,â katanya.
Presiden Brajamusti Muslich Burhanuddin atau Thole menegaskan simpang siur informasi di media sosial menjadi pemicu utama meluasnya persoalan. âKejadian di Pingit sebenarnya sudah diselesaikan. Dengan pertemuan sore ini kita sepakat antara Brajamusti, The Maident, Bobotoh, Viking, dan Ultras sudah tidak ada permasalahan lagi,â ujarnya.
Ia menambahkan, Brajamusti bersama The Maident akan melakukan sosialisasi kepada seluruh anggotanya agar peristiwa serupa tidak terulang. âApalagi bisa mengganggu perizinan pertandingan home berikutnya dan citra Kota Yogya sebagai kota wisata,â tambah Thole.
Ketua Viking, Tobias Ginanjar, menegaskan Yogyakarta selalu menjadi tempat istimewa bagi pendukung Persib. Ia berharap kesepakatan damai ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh suporter. âIntinya semua itu terjadi karena cepatnya informasi di medsos dan adanya kesimpangsiuran. Mudah-mudahan ini pelajaran buat teman-teman suporter juga untuk lebih bijak,â ujarnya.
Tobias juga menyampaikan apresiasi atas sikap suporter PSIM yang membantu proses evakuasi saat insiden. âKami mengucapkan terima kasih. Mas Presiden (Brajamusti) sampai terkena lemparan batu. Itu perbuatan baik yang akan kami balas dengan kebaikan juga,â katanya.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Jadwal Super League: Sengit hingga Akhir! Persib dan Borneo Penentuan Juara di Pekan ke-33
-
Gelandang Persib Beckham Putra Tak Sabar Lawan Persija di SUGBK
-
Flyover Pasupati Dipadati Ribuan Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib Atas PSM
-
Persib Tundukkan PSIM Yogyakarta 1-0 di GBLA, Kokohkan Posisi di Puncak Klasemen
-
Persib Tak Boleh Lena, Salah Melangkah, Tergusur dari Puncak Klasemen
-
Konvoi Bobotoh Persib di Bandung
-
Jadwal Pekan ke-34 Super League: Laga Krusial Persib Tentukan Juara Dalam Bayangan Penelikungan Borneo FC
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.