Wisatawan Diimbau Patuhi Zona Rekomendasi Saat Mendaki Gunung Api
Rabu, 27 Agu 2025, 17:25 WIBMataram -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau wisatawan untuk mematuhi zona rekomendasi jarak aman saat mendaki gunung api agar tidak mengalami kecelakaan maupun menjadi korban jiwa.
"Masyarakat harus siaga dan mematuhi zona rekomendasi yang kami buat," kata Kepala PVMBG Hadi Wijaya saat ditemui dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Saat musim kemarau, cuaca cerah tanpa kabut dan badai membuat kunjungan turis yang mendaki gunung cenderung meningkat. Dari 500 gunung di Indonesia, PVMBG menyebut ada 127 gunung api aktif.
Wisata pendakian banyak dilakukan di gunung-gunung api, seperti Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Timur, Gunung Dempo di Sumatera Selatan, dan Gunung Dukono di Maluku Utara.
Pada akhir 2023, sebanyak 23 orang tewas di dekat kawah Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat. Mereka tewas saat mendaki tanpa izin ke puncak gunung api tersebut.
Pada 2024, aktivitas pendakian tanpa izin dilakukan oleh belasan pendaki di Gunung Dukono. Mereka mendaki gunung yang rutin erupsi tersebut hanya untuk melihat abu vulkanik yang keluar dari mulut kawah.
Hadi menegaskan pentingnya untuk memperhatikan aturan dan regulasi yang berlaku dari pemerintah agar tidak ada lagi korban jiwa akibat aktivitas vulkanik gunung api.
"Misal zona rekomendasi 2 hingga 3 kilometer tidak boleh ada aktivitas, maka itu harus dipatuhi. Zona rekomendasi menjadi upaya kita bersama agar terhindar dari insiden kecelakaan, bahkan korban jiwa," pungkasnya.
Pada 26 Agustus 2025, PVMBG menerbitkan laporan khusus tentang peningkatan suhu air danau kawah Tiwu Koofai Nuwamuri di Gunung Kelimutu yang berlokasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Pemantauan sebelumnya suhu air danau hanya 25,3 derajat Celcius pada 18 Agustus 2025, kemudian naik menjadi 34,2 derajat Celcius pada 26 Agustus 2025.
Gunung Kelimutu merupakan gunung api wisata yang diminati oleh para turis. PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati kawah Tiwu Koofai Nuwamuri untuk menghindari letusan freatik dan menggunakan masker guna menghindari bau belerang yang menyengat.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Nanti Malam Ada Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Dishub DKI Siapkan Rute Alternatif Menuju Lokasi
-
Pendaki Asal Swiss Dilaporkan Terjatuh di Gunung Rinjani
-
Salju Ganggu Perjalanan di Prancis, Inggris, dan Belanda
-
Guru PAUD Menjadi Kunci Peletak Dasar Karakter
-
TNBTS menyangkal pelarangan drone berkaitan dengan ladang ganja
-
Update Keamanan Papua Tengah: Satgas Damai Cartenz Pastikan Idul Fitri 1447 H Berjalan Kondusif
-
Elang Guntur pendaki yang hilang di Gunung Cikuray berhasil selamat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.