RI-AS Gelar Latihan Militer Super Garuda Shield

Selasa, 26 Agu 2025, 01:00 WIB

JAKARTA - Indonesia dan Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (25/8), meluncurkan latihan militer gabungan yang akan berlangsung lebih dari seminggu, bergabung dengan sekutu dari 11 negara dalam latihan yang bertujuan untuk memastikan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.

Latihan tahunan "Super Garuda Shield" akan berlangsung di ibu kota Jakarta dan beberapa lokasi di pulau Sumatera bagian barat dan kepulauan Riau hingga 4 September.

Ket. Foto: Stabilitas Kawasan - Indonesia dan Amerika Serikat (AS) — Sumber: istimewa

Lebih dari 4.100 tentara Indonesia dan 1.300 tentara Amerika akan ambil bagian, bergabung dengan peserta dari Australia, Jepang, Singapura, Prancis, Selandia Baru, Inggris, dan negara-negara lainnya.

AS dan beberapa sekutu seperti Australia telah menyatakan kekhawatirannya yang semakin besar mengenai meningkatnya ketegasan Tiongkok di Pasifik, tetapi Washington sebelumnya mengatakan latihan semacam itu tidak ditujukan ke Beijing.

Komandan Komando Indo-Pasifik AS,Samuel Paparo, mengatakan latihan tahun ini adalah "Perisai Garuda Super terbesar yang pernah ada", dan menambahkan bahwa latihan ini akan membantu negara-negara peserta meningkatkan pencegahan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

"Ini merupakan upaya untuk mencegah siapa pun yang ingin mengubah fakta di lapangan dengan menggunakan kekerasan, dengan tekad kolektif semua peserta untuk menegakkan prinsip-prinsip kedaulatan," ujar Paparo pada upacara pembukaan hari Senin.

"Kami melakukan ini dengan terus menjadi lebih baik setiap hari di semua bidang ... jadi jika tiba saatnya kami membutuhkan satu sama lain sebagai mitra, kami akan mengangkat telepon dan mulai beroperasi berdasarkan kepercayaan yang mendalam."

Program tersebut meliputi latihan staf, latihan pertahanan siber, dan acara tembak-menembak, kata militer Indonesia.

Negara-negara termasuk India, Papua Nugini, dan Timor Timur juga mengirimkan pengamat untuk latihan tersebut.

Indonesia mempertahankan kebijakan luar negeri yang netral dan berusaha menjaga hubungan baik dengan Washington dan Beijing, berjalan di atas tali diplomatik dalam persaingan negara adidaya.

Latihan "Super Garuda Shield" dianggap sebagai salah satu latihan gabungan terbesar di Asia Tenggara, menunjukkan hubungan pertahanan yang kuat antara Indonesia dan AS, serta komitmen kolektif untuk memastikan keamanan regional.

  • stabilitas kawasan

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.