Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump dan Intel Sepakat 10 Persen Saham untuk Pemerintah AS 

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 10:09 WIB | Oleh:
Trump dan Intel Sepakat 10 Persen Saham untuk Pemerintah AS  Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump dan Ketua Brian Krzanich saat pengumuman investasi di Gedung Putih.

WASHINGTON - Pembuat chip Intel setuju untuk memberikan pemerintah AS 10 persen saham dalam bisnisnya. Kesepakatan itu diumumkan perusahaan dan Presiden Donald Trump pada hari Jumat (22/8).

Kesepakatan terjadi setelah pemerintahan Trump mengatakan Intel harus memberi Washington saham ekuitas sebagai imbalan atas hibah besar yang dijanjikan saat Joe Biden menjadi presiden.

Berdasarkan perjanjian tersebut, pemerintah AS akan menerima 433,3 juta lembar saham biasa, yang mewakili 9,9 persen saham di perusahaan tersebut, kata Intel dalam sebuah pernyataan.

Jumlah ini setara dengan investasi sebesar $8,9 miliar, yang sebagian didanai oleh hibah sebesar $5,7 miliar yang diberikan tetapi belum dibayarkan berdasarkan Undang-Undang CHIPS dan Sains -- undang-undang utama yang disahkan selama masa jabatan Biden yang dikritik Trump.

Sementara $3,2 miliar lainnya berasal dari penghargaan kepada perusahaan sebagai bagian dari program Secure Enclave, kata Intel.

Investasi sebesar $8,9 miliar tersebut akan menjadi tambahan atas hibah CHIPS sebesar $2,2 miliar yang telah diterima Intel, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi $11,1 miliar, kata perusahaan itu menambahkan.

"Amerika Serikat sekarang sepenuhnya memiliki dan mengendalikan 10% saham INTEL," tulis Trump di Truth Social.

Ia mengklaim bahwa negara "tidak membayar apa pun untuk saham ini" setelah negosiasi dengan CEO Intel Lip-Bu Tan.

Intel mencatat dalam pernyataannya: "Investasi pemerintah di Intel akan menjadi kepemilikan pasif, tanpa perwakilan dewan direksi, hak tata kelola, atau hak informasi lainnya."

Merujuk pada pertemuan dengan Intel minggu lalu, Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat: "Saya katakan, saya pikir Anda harus membayar kami 10 persen dari perusahaan Anda."

"Saya bilang, saya pikir akan lebih baik jika Amerika Serikat menjadi mitra Anda... mereka sudah setuju untuk melakukannya, dan saya pikir itu kesepakatan yang bagus bagi mereka."

Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengatakan pada hari Jumat di X: "Perjanjian bersejarah ini memperkuat kepemimpinan AS dalam semikonduktor."

Intel merupakan salah satu perusahaan paling ikonik di Silicon Valley, tetapi peruntungannya telah dikerdilkan oleh perusahaan raksasa Asia TSMC dan Samsung, yang mendominasi bisnis semikonduktor yang dibuat sesuai pesanan. 

Undang-Undang CHIPS dan Sains ditujukan untuk memperkuat industri semikonduktor AS, dan pemerintahan Biden telah mengucurkan dana hibah miliaran dolar melalui undang-undang tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

32 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

47 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.